- Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla mengusulkan agar pemerintah menaikkan harga BBM.
Terkait usulan tersebut, Wapres Gibran Rakabuming Raka menolak.
Hal itu disampaikan Gibran melalui keterangan tertulis pada Kamis (9/4).
Meski begitu, Gibran menyebut pemerintah menghargai usulan Jusuf Kalla.
Namun Gibran mengingatkan usulan tersebut tidak seusai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Oleh sebab itu, pemerintah memilih tidak menaikan harga BBM agar terjangkau masyarakat.
“Namun mohon maaf hal tersebut tidak sejalan dengan arahan bapak Presiden Prabowo yang secara jelas dan tegas telah memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil,” kata Gibran.
Wapres menekankan pemerintah tidak ingin rakyat kecil semakin terbebani kebutuhan hidup.
Sementara Gibran menilai kenaikan harga BBM dapat memicu kenaikan harga kebutuhan lainnya.
Lebih lanjut, Gibran mengatakan pemerintah akan mempercepat transisi energi baru sehingga Indonesia tidak bergantung pada energi fosil.
Langkah itu dimulai dengan Prabowo meresmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang pada Kamis (9/4).
Gibran menyebut langkah itu sebagai bentuk keseriusan dari pemerintah.
Diketahui sebelumnya, Jusuf Kalla meminta pemerintah mengurangi subsidi BBM di tengah krisis energi akibat konflik di Timur Tengah.
Menurutnya, ketika BBM masih disubdidi pemerintah, maka utang negara semakin menumpuk.
Terlebih dengan melihatnya gejolak harga minyak dunia yang semakin memprihatinkan.
Program: Tribunnews Update
Host: Maria Nanda Ayu Saputri
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman