WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Jakarta Timur menjalani Work From Home (WFH), Jumat (10/4/2026).
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menjelaskan, 68 ASN menjalani WFH pertama pada hari Jumat ini.
"Hari ini ada kegiatan rutin senam untuk ASN untuk semua ASN dari kelurahan, kecamatan, kota dan suku dinas yang tidak mengambil WFH," kata Munjirin, Jumat.
Menurut Munjirin, total ASN di Pemkot Jakarta Timur mencapai 680 orang dan hanya 68 orang menjalani WFH.
Baca juga: Hari Pertama WFH ASN Pemprov DKI Jakarta, Deretan Kursi Kosong di Ruang Kerja Balai Kota Jakarta
Ia mengingatkan ASN supaya menjalani aturan WFH yang telah ditentukan Pemprov DKI Jakarta dan tidak boleh melanggar.
Mantan Wali Kota Jaksel itu menyatakan, unit kerja perangkat daerah (UKPD) yang melaksanakan pelayanan langsung ke masyarakat tidak boleh WFH.
Mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat mulai dari kelurahan, kecamatan dan kantor Wali Kota Jakarta Timur tidak boleh WFH.
Baca juga: ASN DKI Jakarta WFH Setiap Jumat, Ini Syarat dan Aturan Lengkapnya
"Yang tidak boleh WFH seperti puskesmas, damkar (pemadam kebakaran), sampai petugas pelayanan," kata Munjirin.
Ia juga memonitor puluhan ASN yang WFH pada hari ini supaya tidak melanggar kebijakan Pemprov DKI Jakarta.
Mereka juga ada absen meski bekerja dari rumah atau WFH.
"Semua sudah terstruktur dengan baik," katanya. (m26)