Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Car Free Day (CFD) Boyolali akan kembali digelar mulai Minggu, 12 April 2026.
Kegiatan CFD Boyolali ini tetap menjadi agenda rutin dua minggu sekali dengan lokasi yang tidak berubah, yakni di kawasan Boulevard Soekarno hingga Kantor Satpol PP Kabupaten Boyolali atau tepatnya di Jalan Merdeka Timur.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memastikan bahwa lokasi CFD tetap dipusatkan di Boulevard Soekarno karena dinilai lebih representatif untuk kegiatan masyarakat.
“Lokasi CFD masih sama di Boulevard Soekarno, dan untuk penanggung jawab CFD nanti dari DPMPTSP,” jelas Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boyolali, Ahmad Gojali, Jumat (10/4/2026).
Penetapan ini sekaligus menegaskan bahwa tidak ada perubahan lokasi meski kegiatan CFD terus dievaluasi secara berkala oleh Pemkab Boyolali.
Menurut pemerintah daerah, pelaksanaan CFD di Boulevard Soekarno selama ini mendapat respons positif dari masyarakat, pengunjung, hingga para pedagang.
Area tersebut dinilai lebih luas dan tertata sehingga memberikan kenyamanan bagi berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan mingguan tersebut.
“Lokasi CFD di Boulevard Soekarno lebih luas dan longgar, sehingga memudahkan pengaturan lalu lintas dan parkir. Hal ini juga memudahkan aspek pengamanan,” tambah Ahmad Gojali.
Baca juga: Membludak, Pendaftaran On The Spot Pedagang CFD Boyolali Sampai Terpaksa Ditutup Sementara
Dengan area yang lebih lapang di sepanjang Jalan Merdeka Timur, CFD Boyolali juga mampu menampung hingga sekitar 800 pedagang.
Kapasitas ini menjadi salah satu daya tarik utama karena membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro dan pedagang lokal yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.
CFD di Boulevard Soekarno kini telah menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat Boyolali setiap periodenya.
Selain menjadi ruang rekreasi, kegiatan ini juga menjadi pusat interaksi sosial dan aktivitas ekonomi warga.
(*)