TMMD ke-126 Sukses Bangun Jalan Beton, Bupati Ciamis Apresiasi Sinergi TNI dan Warga Bangun Desa
Machmud Mubarok April 10, 2026 03:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 resmi berakhir. 

Hasil kegiatan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam seremoni di Aula Kodim 0613/Ciamis, Jumat (10/4/2026).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Dandim 0613/Ciamis, Antonius Ari Widiono kepada Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.

Dalam sambutannya, Herdiat menegaskan bahwa TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat.

“TMMD bukan sekadar membangun jalan, tetapi membangun kebersamaan dan masa depan desa. Ini kekuatan utama untuk mendorong pembangunan hingga pelosok,” ujarnya.

Selama pelaksanaan di Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi, berbagai pembangunan fisik berhasil direalisasikan. 

Di antaranya pembangunan sejumlah jalan rabat beton di beberapa dusun dengan total panjang ratusan meter, pembangunan satu unit MCK, sumur bor, serta lima unit rumah tidak layak huni (rutilahu).

Selain itu, program tambahan juga dilakukan, seperti pembangunan septic tank komunal, lapangan sepak bola, penanaman sekitar 1.000 pohon, bantuan penanganan stunting sebanyak 100 paket, serta penanaman padi seluas sekitar satu hektare.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga diisi dengan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penguatan nilai gotong royong.

Herdiat menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan masyarakat yang terlibat aktif dalam program tersebut.

“Kami berterima kasih kepada TNI dan seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Sukamulya. Hasil pembangunan ini harus dijaga dan dimanfaatkan bersama,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan hasil pembangunan agar dapat meningkatkan akses ekonomi dan konektivitas wilayah.

Menurutnya, partisipasi masyarakat selama TMMD menunjukkan kuatnya budaya gotong royong di Ciamis. 

Ia menyebut nilai keterlibatan masyarakat bahkan mencapai sekitar Rp200 juta.

“Ini bukti budaya gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI masih sangat kuat,” ungkapnya.

Herdiat pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan sebagai bagian dari jati diri masyarakat Tatar Galuh Ciamis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Ciamis, jajaran TNI-Polri, perangkat daerah, hingga tokoh masyarakat. 

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.