Renungan Harian Kristen Matius 28:8, Beritakan Injil Dengan Sukacita
Alpen Martinus April 10, 2026 05:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID- Kabar baik yang Tuhan Yesus sampaikan kepada kita haruslah kita teruskan kepada orang sekitar kita.

Landasannya ada dalam Alkitab yang perlu kita baca dan renungkan setiap hari.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Matius 28:5-6, Yesus Bangkit, Hiduplah Dalam Kebangkitan

Bacaan Alkitab diambil dalam Matius 28:8.

Meski tetap ada rasa kuatir, sedih dan gelisah karena tidak melihat lagi mayat Yesus di dalam kubur, tetapi sukacita dan bahagia masih mendominasi suasana hati dan batin para perempuan yang baru saja menerima kabar baik dari malaikat tentang kebangkitan Yesus dari antara orang mati.

Maria Magdalena dan Maria yang lain, mereka semuanya bahagia dan sangat bergembira, sebab Yesus yang dalam pikiran mereka sudah berpisah untuk selamanya, tiba-tiba dikatakan telah bangkit dari antara orang mati dan hidup lagi. 

Dalam pikiran mereka tentu mereka akan bertemu Yesus lagi.

Tangisan perpisahan yang pernah terjadi ketika Yesus mati tersalib dan dikubur, akan berubah menjadi tangisan sukacita yang penuh kebahagiaan. 

Itulah yang membuat mereka sangat bergembira. 

Maka setelah mendengar perkataan malaikat mereka langsung pergi dan menemui para murid Yesus yang memang sedang berkumpul di suatu tempat secara bersama. 

Mereka yang tadinya hanya bermaksud merempahi mayat Yesus, ternyata justru mendapat kabar yang menakjubkan. 

Bahwa Sang Maha Guru Agung, kebanggaan mereka telah menang atas maut. 

Mereka segera pergi dari kubur itu dengan diliputi kebahagiaan dan sukacita, walau tetap masih ada rasa takut.

Saking sukacitanya, mereka pergi sambil berlari. Padahal mereka perempuan. 

Tetapi karena semangatnya, mereka menjadi sangat antusias dan mempercepat perjalanan mereka. 

Hal yang tidak terpikirkan oleh mereka, itulah yang terjadi. 

Sebagai orang yang pertama mendapatkan kabar itu, mereka tentu menjadi orang-orang yang paling berbahagia.

Dan dari merekalah awal mulai Injil tersebar ke segala penjuru bumi. 

Bukan para murid, tapi para perempuan.

Tuhan punya cara tersendiri yang ajaib dalam menyatakan kehendak-Nya, termasuk dalam hal memilih siapa yang akan dilakai-Nya menjadi hamba-Nya.

Tuhan melihat hati para perempuan yang sangat setia pada-Nya itu. Hati mereka sangat tulus mengasihi Yesus. 

Bahkan mereka tanpa takut, terus mengikuti Yesus di jalan sengsara-Nya. 

Bahkan sampai mati terkubur, mereka selalu setia kepada Yesus. 

Buktinya adalah mereka pergi ke kubur, walau sebenarnya mereka tidak tahu kalau Yesus yang mati itu sudah bangkit.

Ganjaran kerendahan hati dan kesetiaan mereka kepada Tuhan adalah kasih sayang dan perkenanan Tuhan sehingga mereka menjadi saksi pertama sekaligus penginjil pertama pilihan Kristus.

Ketika diperintahkan mengabarkan Injil, mereka tanpa tanya apalagi protes, tapi langsung pergi dengan semangat dan sukacita dan penuh bahagia. 

Demikian firman Tuhan hari ini. 

Sahabat Kristus, Maria Magdalena dan Maria yang lain bukan perempuan biasa.

Mereka luar biasa.

Mereka pantang menyerah, rela berkorban dan tetap setia mengikut Yesus bukan hanya pada masa jaya-Nya ketika semua orng menyanjungi-Nya, tetapi sampai ketika semua orang meninggalkan Dia. 

Para perempuan ini tetap mengikuti dan melayani Yesus, sekalipun Dia sudah menjadi mayat. 

Inilah pengajaran dan teladan bagi kita.

Maka lakukanlah itu, Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita bersama keluarga dalam segala hal. Amin

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.