Renungan Harian Kristen 11 April 2026 - Menemukan Tuhan dalam Karya-Nya
Suci Rahayu PK April 10, 2026 08:11 PM

Renungan Harian Kristen 11 April 2026 - Menemukan Tuhan dalam Karya-Nya

Bacaan ayat: Yohanes 21:7 (TB)  Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

Oleh Pdt Feri Nugroho

 

Sangat mudah menemukan Tuhan  dalam hal-hal supranatural. Hal ini didasarkan pada paham bahwa Tuhan pasti mampu melakukan hal-hal yang manusia tidak mampu lakukan.

 Itu sebabnya banyak yang berfikir bahwa Tuhan baru berkarya ketika manusia tidak mampu lagi berbuat segala sesuatu.

Sementara untuk hal-hal biasa, dianggap sebagai peristiwa standar yang memang seharusnya terjadi. Hujan akan terjadi saat musimnya tiba. Panas seharian akan terjadi saat musim telah berganti. 

Hal natural seakan tidak ada lagi karya yang Tuhan lakukan. 

Para murid masih saja galau. Mereka terlihat 'gabut', tidak tahu harus melakukan apa lagi.

Selama lebih kurang tiga tahun perjalanan, mereka selalu fokus pada Yesus, sebagai Guru yang mereka ikuti setiap waktu. 

Kali ini Yesus tidak lagi bersama mereka. Wajar jika ide menjala ikan muncul. Kelihatannya hanya ide itu yang tersisa, mengingat keahlian mereka dalam menjala ikan. 

Namun malam itu mereka tidak menangkap apa-apa. Sebuah peristiwa yang wajar, dialami oleh para penangkap ikan.

Namun pagi itu menjadi berbeda saat Seseorang di pantai memberikan perintah untuk menangkap ikan. Untuk kesekian kalinya mereka menebar jala.

Hari mulai siang, rasanya mustahil jika ada ikan yang tertangkap, sementara semalaman mereka telah gagal. 

Kali ini tebaran jala terasa janggal, terasa berat, dan benar saja; sejumlah besar ikan terperangkap dalam jala. Semua orang fokus pada ikan yang sedemikian banyak, seratus lima puluh tiga ekor.

 Hanya Yohanes yang tersadar. Ia kemudian berseru lantang, "Itu Tuhan!". Sebuah teriakan yang membuat Petrus bergegas berpakaian dan terjun kedalam air.

 Yohanes, murid yang dikasihi-Nya, tersadar akan banyaknya ikan yang ditangkap; membuatnya mengingat akan sesuatu yang khusus.

 Pikirannya melayang jauh pada masa beberapa waktu silam bahwa hal sama pernah terjadi.

Mengkaitkan dua peristiwa identik tersebut, hingga tiba pada satu kesimpulan bahwa yang berdiri di pantai adalah Yesus, Sang Guru yang telah bangkit. 

Faktanya memang tidak mudah menemukan Tuhan. Terlalu banyak tumpang tindih peristiwa biasa terjadi dalam kehidupan.

Diperlukan kejelian untuk menemukan karya Tuhan. Meskipun demikian, latihan spiritual akan menolong seseorang untuk peka akan karya yang sedang Ia nyatakan. 

Bukan melulu tentang hal yang supranatural semata. Bahkan dalam hal natural, peristiwa biasa pun ada banyak karya Tuhan dinyatakan. 

Hukum alam telah tercipta dalam sebab akibat yang seakan pasti. Meskipun demikian, mata iman akan mampu menemukan waktu tepat sebagai cara mengidekan bahwa ada karya Tuhan yang sedang dinyatakan.

 Penting bagi kita untuk mangasah akal budi untuk tajam dalam hal menemukan karya Tuhan dinyatakan. Hanya perlu peka untuk menemukan karya-Nya.

 Menemukan karya-Nya, pada saat yang sama akan menemukan Dia yang berkarya. Ia akan terus hadir untuk menyatakan diri melalui setiap karya-Nya. Pekalah untuk menemukan-Nya. Amin.

    Renungan Kristen oleh Pdt Feri Nugroho, GKSBS Siloam Palembang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.