TRIBUN-TIMUR,COM, MAKASSAR – Luka Cumic akhirnya mencetak gol perdana bersama PSM Makassar di Super League 2025/2026.
Striker asal Serbia itu butuh delapan pertandingan dengan total 318 menit bermain untuk mencatatkan namanya di papan skor.
Gol disarangkan Luka Cumic saat melawan PSIM Yogyakarta pada pekan 27 Super League di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (10/4/2026).
Di laga ini, Luka Cumic bermain dari bangku cadangan. Ia masuk di menit 68 menggantikan Alex Tank.
Hanya butuh waktu 10 menit di lapangan, Luka Cumic merobek gawang PSIM Jogja dikawal Cahya Supriadi.
Gol ditorehkan di menit 78. Luka Cumic memanfaatkan bola muntah sepakan keras Gledson Paixao yang ditepis Cahya Supriadi.
Luka Cumic berlari lalu menjatuhkan diri demi menyontek bola liar dengan kaki kanannya.
Gol penyerang berusia 24 tahun ini sangat berarti karena menyamakan skor menjadi 1-1.
Juku Eja sempat tertinggal lebih dulu di menit 54 melalui tembakan kaki kiri Deri Corfe.
Gol Luka Cumic pun mengangkat mental penggawa PSM Makassar untuk menang.
Hingga akhirnya, gol kemenangan dinanti hadir di penghujung laga, tepatnya di menit 98 melalui sundulan Dusan Lagator memanfaatkan sepak pojok Victor Luiz.
Tambahan tiga poin membuat PSM Makassar mengoleksi 28 poin dan masih berada di peringkat 13.
Meski tak beranjak dari posisinya, klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini perlebar jarak poin dari Madura United di zona merah.
PSM Makassar selisih delapan poin dengan Madura United.
Luka Cumic sangat senang dengan gol pertamanya bersama PSM Makassar.
Ia mempersembahkan gol ini kepada keluarganya yang senantiasa mendukungnya.
“Gol pertama hari ini, saya persembahkan untuk anak dan istri saya yang ada di rumah,” katanya saat konferensi pers usai pertandingan di Ruang Media Stadion Sultan Agung, Jumat petang.
Menurut dia, kemenangan diraih PSM Makassar ini sangat bagus,
Mereka harus bersusah payah sepanjang pertandingan karena permainan PSIM Jogja tak kalah baiknya.
Di babak pertama, PSM Makassar bermain bertahan. Lalu di babak kedua, keluar menyerang.
Saat dirinya mencetak gol, Laskar Ayam Jantan dari Timur mendapatkan momen untuk menambah daya gedor.
Gol kedua pun tercipta di penghujung pertandingan. Gol ini tak lepas dari kerja keras dan keberuntungan.
“Saya kira hasil ini sangat baik untuk kita, tapi saya tak pungkiri bahwa laga tadi sangat sulit bagi kita. Namun, kita bermain baik,” ucap mantan pemain Radnik Bijelj ini. (*)