TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah fakta tersaji mewarnai keberhasilan Timnas Indonesia lolos ke final Piala AFF Futsal 2026, Jumat (10/4/2026).
Timnas futsal Indonesia memastikan tiket final setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 3-2 dalam laga di Nonthaburi Hall, Bangkok.
Kemenangan Indonesia tercipta melalui dua gol alias brace dari Andarias Kareth di babak pertama, serta satu gol Muhammad Sanjaya di awal babak kedua.
Vietnam mencetak gol lewat Nguyen Da Hai pada menit ke-22 yang sempat mengubah skor 2-1 serta Trinh Cong Dai di menit 30.
Vietnam yang terus menekan di 10 menit terakhir, tak sanggup menembus solidnya barisan pertahanan Indonesia.
Meski Vietnam memainkan power play, penampilan disiplin dan solid skuad Garuda akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dengan kemenangan ini, Timnas futsal Indonesia akan bermain di final dan akan menantang Thailand yang mengalahkan Australia 4-3.
Dari hasil ini, sederet fakta juga muncul mengiringi keberhasilan Timnas Indonesia ke final, berikut yang disajikan Tribunnews.
Baca juga: Hasil Piala AFF Futsal: Timnas Indonesia ke Final usai Bungkam Vietnam 3-2, Kans Pertahankan Gelar
Kemenangan 3-2 atas Vietnam membuat Timnas Indonesia lolos ke final Piala AFF Futsal dalam empat edisi secara beruntun.
Performa Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF cukup konsisten di empat edisi terakhir.
Sejak edisi 2019, skuad Garuda selalu berhasil tampil di partai puncak untuk memperebutkan gelar juara.
Sebelum edisi Piala AFF Futsal 2026 ini, skuad Garuda juga lolos ke final pada 2024, 2022 dan 2019.
Capaian Timnas Indonesia ini hanya kalah dari Thailand, yang sepanjang perhelatan mencatatkan 9 kali beruntun ke final.
Thailand telah lolos ke final sebanyak 17 kali dari total 19 kali penyelenggaraan.
Prestasi masuk ke final beruntun terbaik setelah Indonesia adalah Australia yang tiga kali masuk final pada 2013, 2014 dan 2015.
Dengan keberhasilan lolos ke final, skuad Garuda kini telah melampaui target yang ditetapkan di Piala AFF Futsal 2026.
Sebelum turnamen dimulai, pelatih Hector Souto telah menyampaikan bahwa target Timnas Indonesia adalah mencapai semifinal.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan, target utama di Piala AFF 2026 ini bukan juara, melainkan memberi jam terbang bagi pemain muda.
Babak semifinal dianggap paling realistis mengingat skuad yang dibawa adalah banyak berisikan pemain muda.
Hector Souto merombak komposisi tim dari turnamen terakhir di Piala Asia Januari lalu, dengan kini banyak memasukkan pemain usia 18–24 tahun.
Beberapa nama lama yang dibawa di Piala Asia Januari lalu tetap dipertahankan sebagai tulang punggung, seperti Yogi Saputra dan Dewa Rizki.
"Saya tidak terlalu khawatir tentang hasil akhir. Saya ingin melihat mereka membuktikan diri dalam kompetisi nyata yang penuh tekanan, bukan sekadar laga persahabatan."
"Tentu saja, target kami adalah mencapai babak semifinal, dan setelah itu kami akan berjuang keras untuk hasil yang lebih baik lagi," ujar Coach Hector.
Baca juga: Skuad Final Timnas Indonesia di Piala AFF Futsal 2026: Hector Souto Percaya Albagir, Runtuboy Out
Meski target telah terlampaui, tentu gelar juara kini menjadi perhatian utama bagi Timnas Indonesia.
Jika berhasil meraih juara, ini akan menjadi gelar ketiga bagi Hector Souto di Timnas Indonesia.
Hector Souto pertama kali mempersembahkan gelar bagi Indonesia pada ajang Piala AFF 2024 lalu, setelah mengalahkan Vietnam 2-0.
Itu menjadi gelar kedua bagi Timnas Indonesia di ajang Piala AFF setelah yang pertama diraih pada 2010 lalu.
Pada 2010 Indonesia juara Piala AFF setelah mengalahkan Malaysia dengan skor meyakinkan 5-0.
Lalu gelar kedua Hector Souto dengan Timnas Indonesia adalah medali emas SEA Games 2025 pada Desember lalu.
Kala itu skuad Garuda menjadi yang terbaik setelah memenangi tiga laga dari empat pertandingan yang ada.
Di laga terakhir, Indonesia menang telak 6-1 atas Thailand, sehingga unggul dalam selisih gol meski poin akhir sama.
Medali emas itu menjadi catatan sejarah karena adalah yang pertama diraih cabor futsal sepanjang keikutsertaan di SEA Games.
Dan kini, Piala AFF 2026 bisa menjadi gelar ketiga bagi Timnas Indonesia di kompetisi ini, sekaligus yang dipersembahkan Hector Souto bersama Timnas Indonesia.
Ini juga sekaligus berpeluang menjadi back to back juara alias mempertahankan gelar.
Adapun selain gelar juara, Hector Souto sebelumnya juga telah mengantarkan Indonesia ke final Piala Asia, meski akhirnya harus puas jadi runner up setelah kalah adu penalti.
Keberhasilan mengalahkan Vietnam juga menegaskan konsistensi performa skuad Garuda yang terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Timnas Indonesia kini telah mencatatkan 12 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi.
Kekalahan terakhir Indonesia didapat dari Vietnam di SEA Games 2025, yakni kalah dengan skor tipis 1-0.
Semenjak itu, rentetan kemenangan didapat Timnas Indonesia, dimulai dari mengalahkan Malaysia 2-1 lalu Thailand 6-1 di laga terakhir SEA Games 2025.
Dari 11 laga itu, dua kali Indonesia meraih hasil imbang, yakni melawan Irak 1-1 serta di final Piala Asia melawan Iran 5-5. Tentu saja adu penalti tidak dihitung sebagai kekalahan di waktu normal.
12 Laga Terakhir Indonesia
(Tribunnews.com/Tio)