Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Jembatan Cirahong kini tampil dengan wajah baru setelah dilakukan penataan, seperti pemberian marka jalan, rambu-rambu dua arah dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU).
Perubahan ini mulai terlihat usai kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pada Kamis (9/4/2026).
Jembatan yang menjadi penghubung Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya tersebut kini tidak lagi gelap saat malam hari.
Penerangan berupa lampu panel surya yang dipasang di sepanjang jembatan membuat suasana lebih terang sekaligus menambah nilai estetika kawasan tersebut.
Selain aspek keindahan, penataan ini juga dinilai penting untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan.
Selama ini, kondisi yang minim penerangan kerap dikeluhkan masyarakat, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hari.
Salah seorang pengguna jalan, Ahmad, warga Ciamis, mengaku kondisi Jembatan Cirahong kini jauh lebih nyaman dilintasi saat malam hari.
“Sekarang mah jauh lebih terang, jadi lebih aman juga. Dulu kalau malam agak serem, apalagi lampunya minim,” ujarnya saat ditemui di sekitar lokasi, Jumat (10/4/2026) malam.
Baca juga: Ikuti Arahan Dedi Mulyadi! Jembatan Cirahong Ditata, Dishub Ciamis Fokus PJU dan Rambu
Baca juga: Jembatan Cirahong Kini Dipasang Marka Jalan dan PJU Usai Dikunjungi KDM, Pengendara: Masih Waswas
Hal senada disampaikan pengendara lainnya, Siti (28), yang kerap melintasi jembatan tersebut untuk bekerja di Kabupaten Tasikmalaya.
“Dengan adanya lampu ini jadi lebih jelas lihat jalan. Semoga ke depan ditata lagi biar lebih bagus, mungkin bisa jadi tempat wisata juga,” katanya.
Kunjungan KDM sebelumnya turut menyoroti potensi Jembatan Cirahong sebagai salah satu ikon daerah.
Bahkan, sempat disampaikan rencana untuk menata kawasan tersebut agar lebih menarik, menyerupai destinasi wisata dan menata warung-warung di sekitar jembatan bangunan bernuansa khas sunda.
Dengan adanya penataan awal berupa penerangan dan rambu lalu lintas, diharapkan menjadi langkah awal pengembangan Jembatan Cirahong ke depan.
Tidak hanya sebagai jalur penghubung transportasi, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik baru bagi masyarakat dan wisatawan.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintas, mengingat di atas jembatan tersebut masih aktif digunakan sebagai jalur kereta api.
Kemudian, masih ada beberapa titik terutama di bawah rimbunnya pohon bambu di jalan menuju ke Jembatan Cirahong masih belum ada lampu PJU sehingga kondisinya masih gelap dan hanya bisa mengandalkan lampu kendaraan.
Pemerintah daerah pun diharapkan terus melakukan penataan lanjutan agar kawasan Jembatan Cirahong dapat berkembang lebih optimal tanpa mengganggu fungsi utamanya sebagai infrastruktur vital.(*)