TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Sintang hingga tahun 2030 mendatang.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Sintang Tahun 2027 yang berlangsung di Pendopo Bupati Sintang, Kamis kemarin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, Wakil Bupati Sintang, Ketua DPRD Sintang, jajaran OPD Pemerintah Provinsi Kalbar, Forkopimda, instansi vertikal, OPD Pemkab Sintang, serta para peserta Musrenbang lainnya.
Dalam pemaparannya, Bala mengungkapkan bahwa kondisi infrastruktur di Kabupaten Sintang saat ini masih menghadapi tantangan besar. Dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 1.787 kilometer, baru sekitar 13,13 persen yang berada dalam kondisi mantap, sementara sisanya masih dalam kondisi rusak sedang hingga berat.
“Setelah satu tahun menjalankan RPJMD, kita masih dihadapkan pada sejumlah isu strategis dan tantangan besar, terutama pada aspek penyediaan layanan dasar infrastruktur. Persentase jalan dalam kondisi mantap hanya 13,13 persen, sisanya rusak sedang hingga berat,” jelasnya.
Selain infrastruktur jalan, Bupati juga menyoroti capaian layanan dasar lainnya, seperti akses air bersih yang baru mencapai 54,2 persen, akses sanitasi layak sebesar 70,1 persen, serta rumah layak huni sebesar 94,1 persen. Di bidang sumber daya manusia, perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga dinilai masih belum sesuai harapan.
Pada sektor ekonomi, Bala menyebut pertumbuhan ekonomi daerah masih stagnan di kisaran 4 hingga 5 persen, dengan tingkat kemiskinan yang masih menjadi perhatian serius.
“Semua kondisi ini adalah gambaran isu strategis yang harus kita pecahkan bersama. RKPD 2027 menjadi salah satu instrumen utama untuk mengatasinya,” tegasnya.
Berdasarkan berbagai permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sintang menetapkan tema pembangunan dalam RKPD Tahun 2027, yaitu “Pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas untuk memperkuat daya saing daerah yang berkelanjutan.”
Baca juga: Bupati Sintang Ajak Semua Pihak Tetap Optimis di Tengah Keterbatasan Anggaran
Menurut Bala, tema tersebut akan mengarahkan fokus pembangunan pada peningkatan infrastruktur jalan dan permukiman, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi daerah melalui UMKM, koperasi, pertanian, dan pariwisata, serta pengendalian inflasi.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan mendorong penguatan pengelolaan lingkungan hidup dan peningkatan pelayanan publik melalui digitalisasi tata kelola pemerintahan.
“Tema RKPD ini mengiring kita untuk fokus pada berbagai sektor prioritas, termasuk peningkatan pelayanan publik melalui digitalisasi tata kelola pemerintahan,” pungkasnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!