Percakapan Terakhir Karyawati SPPG di Kendari Bareng Adiknya Sesaat Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa
Desi Triana Aswan April 11, 2026 12:50 AM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI– Inilah percakapan terakhir seorang adik sesaat sebelum menemukan kakaknya yang merupakan karyawati SPPG di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra)  tak bernyawa di dalam rumah.

Peristiwa memilukan ini terjadi di salah satu perumahan, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga pada Kamis (9/4/2026).

Kejadian pilu ini terjadi usai keduanya baru saja pulang bekerja di SPPG Lepo-lepo. 

Mereka mengendarai motor hingga sampai ke rumah. 

Kemudian setelah sampai dirumah korban FI (27) berkata kepada adiknya NU (24) terkait kondisi rumah yang kotor.

“Kotor ini BTN,” Kata FI pada Kamis (9/4/2026).

Lalu ditimpali sang adik NU.

“Kakak istrahat mi nanti saya yang membersihkan.” 

Baca juga: Sosok Karyawan SPPG Kendari Sulawesi Tenggara Ditemukan Tewas di Rumahnya, Terungkap Asal Daerah

Kemudian saksi membersihkan rumah dan korban langsung masuk ke dalam kamar dan beristrihat. 

Setelah selesai membersihkan NU, lalu memasak dan tiba-tiba korban FI keluar dari kamar berlari menuju ke kamar mandi.

FI muntah-muntah, lalu NU melihat korban muntah darah dan menyuruh korban untuk ke rumah sakit.

Namun tubuh korban yang perlahan melemah sehingga tak sadarkan diri.

"Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi-saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asam lambung dan asma,” kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan Jenazah korban tiba di RS Bhayangkara TK III Kendari sekitar pukul 10.30 WITA untuk menjalani pemeriksaan luar visum et repertum.

“Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan memilih mengikhlaskan kepergian korban,” tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/ La Ode Ahlun Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.