Laporan wartawan Tribun Gayo Rasidan I Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Sebanyak 13 orang tim evakuasi dari personel gabungan resmi diberangkatkan dari Kedah, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues, Jumat (10/4/2026), untuk menjalankan misi berat menjemput jenazah Kris Biantoro alias Bento (49) yang meninggal di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).
Tim evakuasi ini terdiri dari 4 personel Polres Gayo Lues, 6 anggota Brimob Kompi Peparik Blangjerango, serta 3 warga setempat yang berperan sebagai guide.
Mereka membawa perlengkapan lengkap, mulai dari kantong jenazah hingga tali, untuk menghadapi perjalanan ekstrem yang diperkirakan memakan waktu lebih kurang sekitar 5-6 hari di jalur pendakian yang dikenal penuh tantangan, terlebih di musim penghujan.
Kabag Ops Polres Gayo Lues, Kompol Iskandar menyampaikan bahwa jenazah diperkirakan baru tiba di permukiman warga sekitar 5-6 hari ke depan.
“Medan pendakian sangat ekstrem, ditambah cuaca hujan. Kami berdoa agar tim evakuasi dan rombongan pendaki lainnya dapat kembali dengan selamat.
Amatan TribunGayo.com, tim penjemputan jenazah pendaki Gunung Leuser itu dilepas oleh Kabag Ops Polres Gayo Lues Kompol Iskandar.
Baca juga: Pendaki Asal Binjai Meninggal di Gunung Leuser, Tim Berjumlah 16 Orang, Ini Nama-namanya
Turut mendampingi Kabag Sumda dan Kasatreskrim serta Kasat Intelkam serta personel dari anggota TNI Koramil Blangjerango.
Diketahui, rombongan pendaki Gunung Leuser asal Binjai Sumatera Utara tersebut, terdiri dari 16 orang dan satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Rombongan ini sebelumnya berangkat pada tanggal 31 Maret 2026 dan sesuai dengan jadwal misi kegiatan pendakian hingga tanggal 9 April 2026.