OTT KPK Bupati Tulungagung, Pemprov Jatim Sampaikan Keprihatinan
Titis Jati Permata April 11, 2026 03:05 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan keprihatinan atas operasi tangkap tangan (OTT) yang kembali menjerat kepala daerah di Jawa Timur.

Selain Bupati Gatut, ada 12 pejabat Pemkab Tulungagung yang dibawa KPK ke Jakarta, di antaranya :

1. Kabag Pemerintahan: Arif Effendi.

2. Adik Bupati: Jatmiko Dwijo Seputro

3. Staf Bagian Umum: Oki

4. Kabag Kesra: Makrus Mannan

5. Kepala Dinas Pertanian: Suyanto, 

6. Kepala Satpol PP: Hartono

7. Kabag Umum: Yulius Rama Isworo

8. Kepala Dinas PUPR: Erwin Novianto

9. Kabag Prokopim: Aris Wahyudiono

10. Kepala Bakesbangpol: Agus Prijanto Utomo

11. Ajudan Bupati: Yoga Dwi Ambal

12. Kepala BPKAD: Dwi Hari Subagyo

Pemprov Jatim Sampaikan Keprihatinan

Baca juga: Dibawa ke Jakarta, 12 Pemkah Tulungagung Diangkut Pakai Bus Harapan Jaya

“Saya mengikuti dan mendapat info akan hal ini dari media massa tadi pagi. Tentunya kami turut prihatin akan hal ini dan penting untuk menunggu perkembangan status hukum dari KPK dalam 24 jam ke depan,” ujar Adi Sarono, saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Sabtu (11/4/2026). 

Hormati Proses Hukum

Ia menegaskan Pemprov Jawa Timur menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK dan mengajak semua pihak untuk tidak berspekulasi sebelum ada penetapan resmi terkait status hukum pihak-pihak yang diamankan.

Pemprov Jatim juga menekankan pentingnya menjadikan peristiwa ini sebagai refleksi bersama untuk memperkuat komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, khususnya di lingkungan pemerintah daerah.

KPK Masih Lakukan Pemeriksaan Intensif

Diketahui, hingga saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk kemudian menyampaikan hasil pemeriksaan sebagai nasib para pejabat yang diamankan.

Setelah itu, tim KPK bergerak mengamankan Bupati Tulungagung, Gatot Sunu Wibowo, untuk dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung dan publik menunggu pengumuman resmi dari KPK terkait konstruksi perkara dan pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.