TRIBUNNEWS.COM - Ancaman degradasi untuk Tottenham Hotspur dari Liga Inggris kini semakin nyata.
Tottenham kini resmi masuk zona degradasi Liga Inggris untuk pertama kalinya musim ini.
Meski belum bertanding pada akhir pekan ini, Spurs langsung terjun bebas ke peringkat ke-18 Klasemen Liga Inggris setelah West Ham United menghajar Wolves dengan skor telak 4-0, Sabtu (11/4/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut membuat The Hammers melompat ke posisi ke-17 dengan 32 poin dari 32 pertandingan.
Sementara Tottenham yang baru akan bermain besok, Minggu (12/4), kini terpuruk dengan 30 poin di slot degradasi.
Ini menjadi momen krusial bagi Spurs yang sepanjang musim ini lebih sering didera masalah daripada prestasi.
Bermain di bawah tekanan berat, Tottenham kini harus berjuang habis-habisan untuk mempertahankan statusnya sebagai klub Liga Inggris.
Roberto De Zerbi, pelatih anyar asal Italia yang baru saja ditunjuk, langsung dihadapkan pada ujian terberat.
Eks pelatih Brighton ini diharapkan mampu menjadi penyelamat.
De Zerbi sebelumnya sempat berjanji tetap setia mendampingi Spurs meski harus turun ke Championship. Kini janji itu diuji nyata di lapangan.
Perubahan pelatih yang gila-gilaan menjadi salah satu penyebab utama ketidakstabilan Tottenham.
Musim ini saja, Spurs sudah tiga kali ganti juru taktik. Dimulai dari Ange Postecoglou yang didepak, kemudian Thomas Frank yang hanya bertahan 225 hari, lalu Igor Tudor yang bahkan lebih singkat lagi, hanya 43 hari. Roberto De Zerbi menjadi harapan terakhir di sisa musim.
Baca juga: Spurs Huni Zona Degradasi, Papan Bawah Klasemen Liga Inggris Tak Kalah Seru dari Arsenal vs Man City
Sisa perjalanan Tottenham masih panjang, tapi berat.
Dengan menyisakan tujuh laga, bertandang ke Sunderland besok, kemudian menghadapi Brighton, Wolves, Aston Villa, Leeds United, Chelsea, dan Everton.
Dari tujuh lawan itu, empat di antaranya adalah tim yang juga sedang berjuang di papan bawah.
Situasi degradasi kali ini terbilang ketat. Wolves sudah hampir pasti turun kasta dengan hanya 17 poin di dasar klasemen, diikuti Burnley di peringkat ke-19 dengan 20 poin.
Sisanya, ada empat tim yang berebut satu slot degradasi terakhir: Tottenham (peringkat 18), West Ham (17), Nottingham Forest, dan Leeds United.
Selisih poin di antara mereka tak lebih dari tiga angka. Satu kekalahan atau hasil imbang bisa langsung mengubah nasib.
Kini pertanyaan besar pun tertuju kepada De Zerbi mampukah ia membawa Spurs bertahan di sisa pertandingan dengan pertarungan yang semakin sengit.
Tottenham memang dikenal sebagai klub yang selalu penuh drama.
Kali ini, drama itu bukan lagi soal trofi, melainkan soal kelangsungan hidup di Premier League.
Satu kesalahan kecil bisa berujung petaka. Sebaliknya, satu kemenangan beruntun bisa mengubah segalannya
Menarik dinantikan, mampukah Tottenham Hotspur bertahan dan selamat dari ancaman degradasi Liga Inggris?




















(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)