Borong Ranking Nasional, 7 Daerah di Jateng Masuk Daftar Wilayah Termaju Versi BRIN: Ada Banyumas!
Rustam Aji April 11, 2026 06:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Penyerapan tenaga kerja yang tinggi dan rendahnya angka pengangguran menjadi kunci utama yang membawa sejumlah daerah di Jawa Tengah mendominasi daftar wilayah paling maju di Indonesia.

Berdasarkan riset Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tiga kota di Jawa Tengah sukses menembus peringkat 10 besar nasional.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jateng, Mohamad Arief Irwanto, mengungkapkan bahwa faktor pasar dan ketenagakerjaan menjadi pilar terkuat yang mendongkrak posisi Jawa Tengah di level nasional.

"Faktor yang paling berpengaruh adalah pasar dan tenaga kerja. Daerah di Jateng masih unggul karena penyerapan tenaga kerja tinggi dan angka pengangguran relatif rendah," ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/4/2026).

Dalam kategori kota, Surakarta (Solo) memimpin di Jawa Tengah dengan skor 4,43, disusul Kota Semarang (4,37), dan Kota Magelang (4,29). Ketiga kota ini melampaui rata-rata indeks daya saing nasional yang berada di angka 3,50.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja April 2026, Mungkinkah Anda yang Dicari!

Prestasi serupa juga terlihat di tingkat kabupaten. Sebanyak tujuh kabupaten di Jawa Tengah berhasil masuk dalam jajaran 15 besar kabupaten termaju secara nasional.

Wilayah tersebut dipimpin oleh Kabupaten Sukoharjo (4,14), diikuti Kabupaten Semarang (4,03), Banyumas (3,95), Klaten (3,86), Karanganyar (3,85), Jepara (3,85), dan Purworejo (3,81).

Penilaian Didasarkan pada 12 Komponen

Arief menjelaskan, penilaian IDSD 2025 ini didasarkan pada 12 komponen pengukuran, mulai dari kesiapan infrastruktur, adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), stabilitas ekonomi makro, hingga sistem keuangan.

"Jawa Tengah memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan daerah lain di kawasan Jawa-Bali, khususnya pada komponen lingkungan pendukung, ekosistem inovasi, dan pilar institusi," tambahnya.

Keunggulan ini juga diperkuat dengan masifnya pengembangan kawasan industri di wilayah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

Baca juga: Dikenal Penyabar, Legenda Timnas dan Mantan Pelatih PSIS Sutan Harhara Meninggal

Sinergi antara infrastruktur industri dan pasar dinilai menjadi modal kuat bagi kabupaten/kota di Jateng untuk terus meningkatkan daya saing di masa depan.

"Tentu potensi kabupaten dan kota di Jateng sangat besar untuk menjadi daerah terbaik secara nasional," pungkas Arief. (Iwn)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.