TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Seorang pria di Dusun Tol-tol Barat, Desa Rejoagung, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK), Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban berinisial S (22) mengalami luka cukup serius di bagian kaki setelah diserang menggunakan senjata tajam oleh orang yang mengendap-ngendap masuk rumahnya.
Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, mengatakan korban mengalami luka bacok sepanjang sekitar 15 sentimeter di betis kaki kiri.
"Korban sudah mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Sumberwringin," ujar Wawan saat dikonfirmasi pada Sabtu (11/4/2026).
Baca juga: Gerakan Hemat BBM, ASN Bondowoso Bersepeda Puluhan Kilometer ke Kantor
Peristiwa ini bermula ketika korban memergoki seorang pria tak dikenal yang diduga mengendap-endap di dalam rumahnya pada malam hari.
Merasa curiga, korban kemudian menegur orang tersebut. Namun, pelaku justru langsung melarikan diri.
"Korban spontan bertanya 'siapa itu?', lalu pelaku lari dan dikejar oleh korban," ungkap Wawan.
Korban sempat mengejar pelaku hingga berhasil memegang pundaknya. Namun situasi berubah ketika pelaku tiba-tiba berbalik arah dan mengeluarkan senjata tajam.
Pelaku kemudian membacok kaki korban sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.
Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Bondowoso, Sejumlah Rumah Rusak dan Listrik Padam
Berdasarkan keterangan korban dan saksi, pelaku diperkirakan memiliki tinggi badan sekitar 160 sentimeter. Saat kejadian, pelaku juga membawa senjata tajam jenis parang.
Namun identitas pelaku belum diketahui karena wajahnya tidak terlihat jelas.
"Saksi menyebut pelakunya membawa parang panjang," tambah Wawan.
Korban juga tidak dapat mengenali pelaku karena saat kejadian pria tersebut mengenakan jaket dengan penutup kepala.
Saat ini, tim Satreskrim Polres Bondowoso masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembacokan tersebut.
Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menelusuri kemungkinan motif di balik kejadian itu.