Keluarga Driver Ojol Korban Kecelakaan di Sidoarjo Terima Santunan dan Beasiswa Senilai Rp149,5 Juta
Samsul Arifin April 11, 2026 08:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO – Keluarga almarhum Ambar Hariyanto, seorang driver ojek online (ojol) di Sidoarjo yang meninggal dunia akibat kecelakaan, menerima santunan sebesar Rp149,5 juta dari BPJS Ketenagakerjaan. 

Uang tersebut merupakan nominal santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan. Santunan sebesar Rp70 juta untuk jaminan kematian, serta tambahan manfaat beasiswa pendidikan bagi anak korban sebesar Rp79,5 juta.

Santunan itu diserahkan oleh Bupati Sidoarjo Subandi kepada keluarga almarhum di rumah mereka yang berada di Desa Pertapanmaduretno, Kecamatan Taman, Sabtu (11/4/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sidoarjo, BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo, Camat Taman, dan jajaran Forkopimka Kecamatan Taman.

Baca juga: Kecamatan Waru Jadi Tangkapan Narkoba Terbanyak di Sidoarjo, Bandar dari Pamekasan dan Banyuwangi

Bentuk Perlindungan Pekerja

“Santunan sudah kita serahkan kepada keluarga saudara kita, driver ojek online yang mengalami kecelakaan. Ini merupakan bagian dari program pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan bagi para pekerja,” kata Bupati Sidoarjo Subandi usai menyerahkan santunan.

Menurutnya, santunan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja, termasuk para pekerja sektor informal seperti ojek online.

Baca juga: Pria Sidoarjo Ditangkap Usai Menyalahgunakan BBM Subsidi, Modifikasi Mobil untuk Sedot Pertalite

Santunan sudah diterima dan masuk ke rekening keluarga. “Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan, khususnya untuk keberlanjutan pendidikan anak korban,” lanjut bupati.

Subandi menegaskan bahwa pendidikan anak korban menjadi perhatian utama pemerintah. Ia berharap anak tersebut dapat terus melanjutkan sekolah hingga jenjang yang lebih tinggi.

Beasiswa untuk Pendidikan Anak

“Yang terpenting, anak ini harus tetap sekolah. Pemerintah akan terus mengawal agar pendidikannya tidak terhenti. Harapannya, ke depan bisa meraih masa depan yang lebih baik dan membantu keluarga,” tegasnya.

Rina, istri almarhum merasa bersyukur menerima santunan tersebut. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang masih perduli dengan keluarganya.

 "Saya berterima kasih kepada Bupati Sidoarjo karena telah memberikan santunan ini. Semoga santunan ini dapat membantu memperingan beban ekonomi keluarga saya," ujarnya lirih.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.