SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Pencarian terhadap balita yang tenggelam di Sungai Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), hingga Sabtu (11/4/2026) ini belum membuahkan hasil.
Sampai hari keempat pencarian, bocah berusia sekitar 1,5 tahun tersebut belum berhasil ditemukan oleh petugas di lapangan.
Tim BPBD Sidoarjo bersama tim SAR gabungan, terus melakukan penyisiran di sungai sekitar lokasi yang diduga menjadi titik awal tenggelamnya bocah bernama Gibran Septian tersebut.
Baca juga: Balita Sidoarjo Hilang di Sungai Desa Kalidawir, Sandal Korban Jadi Petunjuk
Penyisiran dilakukan secara menyeluruh di hampir semua sisi sungai. Petugas memeriksa area mulai dari badan sungai hingga ke bibir sungai.
Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan tim dalam proses pencarian:
Upaya manuver air sengaja ditempuh oleh petugas, agar tubuh korban lebih mudah mengapung apabila sebelumnya sempat tersangkut di ranting atau material dasar sungai.
Dalam upaya pencarian lanjutan pada Sabtu (11/4/2026) ini, tim SAR gabungan meningkatkan radius pencarian secara signifikan. Hal ini dilakukan karena korban diduga telah terbawa arus sungai yang mengalir.
Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, memberikan keterangan terkait perkembangan jangkauan tim di lapangan.
“Pencarian diperluas hingga enam kilometer dari titik yang diduga menjadi awal peristiwa tenggelamnya korban,” kata Sabino.
Fokus pencarian kini diarahkan ke sisi timur dari lokasi awal korban diduga terjatuh. Jangkauan ini tercatat jauh lebih luas dibandingkan dengan upaya pencarian pada hari sebelumnya.
Meski berbagai metode telah diterapkan secara maksimal, hasil pencarian sejauh ini masih nihil. Tim gabungan tetap berupaya menyisir setiap titik, yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
Karena kondisi cahaya yang mulai gelap, proses pencarian untuk sementara waktu dihentikan. Tim dijadwalkan akan kembali melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya, dengan menyiapkan strategi lanjutan.