Sahroni Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Pelaku Nekat Masuk ke Ruang Tunggu Pimpinan DPR
Evan Saputra April 11, 2026 09:34 PM

POSBELITUNG.CO - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengungkap kronologi percobaan pemerasan oleh petugas KPK gadungan berinisial TH (48) yang nekat menyambangi ruang kerjanya di Gedung DPR.

Tanpa basa-basi, pelaku langsung meminta uang sebesar Rp300 juta melalui pendekatan persuasif dan teror telepon yang intensif sebelum akhirnya diringkus pihak kepolisian.

Sahroni menjelaskan pelaku yang mengaku sebagai pejabat KPK itu awalnya datang ke Gedung DPR.

Setelah berhasil masuk, pelaku yang merupakan seorang perempuan langsung mendekati pimpinan.

Baca juga: Kalender Mei 2026: Daftar Hari Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Estimasi Idul Adha

Tanpa negosiasi, kata dia, perempuan tersebut langsung meminta uang sebesar Rp300 juta.

Sahroni menilai pelaku menggunakan pendekatan persuasif dengan komunikasi intensif untuk menekan korban agar segera memenuhi permintaannya.

"Tidak ada negosiasi. Permintaan langsung Rp300 juta. Kalau dibilang meminta, iya, karena yang bersangkutan terus-menerus menelepon meminta uang tersebut," ujar Sahroni, Sabtu (11/4/2026).

Tak tinggal diam, Sahroni melakukan konfirmasi ke KPK untuk memastikan apakah ada permintaan tersebut atau tidak. Selanjutnya, ia melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Metro Jaya.

Lebih lanjut, Sahroni mengaku tidak ada pembicaraan mengenai perkara hukum dalam komunikasinya dengan pelaku.

Namun demikian, Sahroni menyoroti keberanian pelaku yang bisa masuk hingga ruang tunggu pimpinan DPR.

Hal itu menunjukkan adanya celah dalam sistem pengamanan dan verifikasi identitas di lingkungan lembaga negara.

"Pelaku datang langsung ke Gedung DPR. Bahkan, sampai ke ruang tunggu pimpinan. Ini cukup mengejutkan karena menggunakan nama KPK,” ujar Sahroni.

Pada 9 April 2026, pihak kepolisian akhirnya menangkap seorang perempuan berinisial TH (48) beserta pihak lain yang terlibat dugaan pemerasan tersebut.

Selain itu, turut disita juga barang bukti berupa uang sekitar 17.400 dolar AS atau setara Rp300 juta, stempel KPK, surat panggilan berkop KPK, serta sejumlah identitas palsu.

Profil Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni adalah seorang politikus dan pengusaha Indonesia yang dikenal luas sebagai salah satu tokoh berpengaruh di parlemen.

 Ia lahir di Jakarta pada 8 Agustus 1977 dan berasal dari latar belakang keluarga sederhana, yang membentuk karakter pekerja keras dalam perjalanan hidupnya.

Sejak muda, Sahroni telah merasakan berbagai pekerjaan untuk membantu perekonomian keluarga.

 Ia pernah menjadi sopir, pekerja pelabuhan, hingga terlibat dalam dunia logistik. Pengalaman tersebut membuatnya memahami langsung dinamika kehidupan masyarakat kecil.

Kariernya mulai berkembang ketika ia terjun ke dunia usaha, khususnya di bidang pelayaran dan logistik.

Melalui kerja keras dan jaringan yang dibangun, ia berhasil menjadi pengusaha sukses dengan bisnis yang cukup diperhitungkan.

Kesuksesan di dunia bisnis membawanya masuk ke ranah organisasi. Sahroni aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan komunitas otomotif, yang kemudian turut memperluas pengaruh dan relasinya di tingkat nasional.

Ia juga dikenal sebagai figur yang dekat dengan komunitas otomotif, terutama mobil mewah dan modifikasi.

Kegemarannya ini membuatnya populer di kalangan anak muda dan pecinta otomotif di Indonesia.

Karier politik Ahmad Sahroni dimulai ketika ia bergabung dengan Partai NasDem.

Melalui partai tersebut, ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI.

Di parlemen, ia duduk di Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.

Posisi ini membuatnya aktif dalam pengawasan terhadap aparat penegak hukum dan kebijakan terkait penegakan hukum.

Sebagai legislator, Sahroni dikenal vokal dalam berbagai isu, termasuk pemberantasan kejahatan, reformasi hukum, dan transparansi institusi publik. Ia kerap menyuarakan kritik maupun dukungan terhadap kebijakan pemerintah.

Gaya komunikasinya yang lugas dan terbuka membuatnya sering menjadi sorotan media.

Ia juga aktif menggunakan media sosial untuk menyampaikan pandangan serta merespons isu-isu yang berkembang di masyarakat.

Selain di bidang politik, Sahroni juga memiliki peran dalam dunia olahraga otomotif. Ia pernah terlibat dalam pengelolaan kegiatan balap dan mendukung perkembangan olahraga tersebut di Indonesia.

Ahmad Sahroni juga dikenal dengan julukan “Crazy Rich Tanjung Priok,” yang merujuk pada latar belakangnya yang sederhana hingga mencapai kesuksesan finansial.

 Julukan ini semakin melekat di kalangan publik dan media.

Dalam kehidupan pribadi, ia dikenal sebagai sosok yang dermawan dan kerap terlibat dalam kegiatan sosial.

Ia sering membantu masyarakat kurang mampu serta mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan.

Perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan menjadikan Sahroni sebagai inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang ingin sukses dari nol. Ia kerap membagikan kisah hidupnya sebagai motivasi.

Meski dikenal sukses, ia juga tidak lepas dari berbagai tantangan dan sorotan dalam karier politiknya.

Namun, ia tetap aktif menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dan menjaga eksistensinya di dunia politik nasional.

Hingga kini, Ahmad Sahroni terus berperan sebagai anggota DPR RI sekaligus figur publik yang berpengaruh, baik di bidang politik, bisnis, maupun sosial, dengan karakter tegas dan gaya komunikasi yang khas.

(Kompas/Tribunnews)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.