Latih Semen Padang FC di Akhir Musim, Imran Nahumarury Akui Tak Bisa Berbuat Banyak
Arif Ramanda Kurnia April 11, 2026 10:48 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, mengakui tantangan besar yang dihadapinya setelah ditunjuk sebagai juru taktik di penghujung musim kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Imran merupakan pelatih ketiga Semen Padang FC musim ini. 

Sebelumnya, Kabau Sirah memulai musim bersama Eduardo Almeida, sebelum digantikan Dejan Antonic akibat hasil yang kurang memuaskan. 

Namun, pergantian tersebut belum mampu mendongkrak performa tim hingga akhirnya Imran ditunjuk pada awal Maret 2026.

Baca juga: 5 Fakta Penemuan Jasad Mahasiswa PNP di Kamar Kos Padang, Tinggalkan Pesan Terakhir di Buku Pink

Menurut Imran, datang di akhir musim membuat ruang geraknya cukup terbatas untuk melakukan perubahan besar dalam tim.

“Memang ini sangat sulit bagi seorang pelatih yang datang di akhir musim. Saya tidak bisa merubah banyak hal karena risikonya besar,” ujarnya kepada wartawan saat jumpa pers jelang pertandingan menghadapi Persis Solo, Sabtu (11/4/2026).

Ia mengatakan, langkah yang diambil saat ini adalah memperbaiki kelemahan tim secara bertahap, dengan mengedepankan komunikasi intens bersama para pemain.

“Saya coba memperbaiki apa yang menjadi kelemahan tim. Saya banyak berdiskusi dengan pemain, mereka juga sangat terbuka, itu yang memudahkan saya,” katanya.

Meski demikian, Imran mengakui belum sepenuhnya bisa menerapkan seluruh filosofi dan taktik yang diinginkannya karena keterbatasan waktu.

“Kalau bicara 100 persen, tentu belum. Pelatih butuh waktu untuk membentuk cara bermain sesuai keinginan,” jelasnya.

Baca juga: Semen Padang Pincang Jelang Lawan Persis Solo: Wakaso dan Irsyad Cedera, Rosad Ada Urusan Keluarga

Selain faktor waktu, kondisi tim yang dihantam cedera pemain juga menjadi tantangan tersendiri dalam meracik strategi.

“Ada beberapa pemain yang cedera, sehingga opsi kami berkurang. Tapi itu bukan alasan,” tegasnya.

Imran menegaskan komitmennya untuk tetap berjuang bersama tim hingga akhir musim, apapun kondisi yang dihadapi.

“Ibarat kapal dalam perjalanan, pasti ada kendala. Tapi saya akan terus berusaha agar tim ini bisa sampai ke garis finis,” terangnya.

Dengan kondisi tersebut, Imran berharap Semen Padang FC mampu terus berbenah dan meraih hasil maksimal di sisa pertandingan musim ini demi bertahan di kompetisi musim depan. 

Sebelumnya, Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, menegaskan timnya tetap optimistis menghadapi Persis Solo meski datang dengan keterbatasan pemain.

Laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 itu akan digelar di Stadion Manahan, Minggu (12/4/2026) sore.

Imran mengakui, beberapa pemain andalannya harus absen dalam pertandingan ini. 

Wakaso dan Irsyad dipastikan tidak dibawa karena masih mengalami cedera, sementara Rosad absen karena urusan keluarga.

“Ada beberapa pemain yang tidak kita bawa seperti Wakaso dan Irsyad karena cedera, dan Rosad ada urusan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya dalam jumpa pers, Sabtu (11/4/2026).

Selain itu, sejumlah pemain lain juga belum berada dalam kondisi kebugaran terbaik, meski sudah kembali mengikuti sesi latihan bersama tim.

“Ada juga beberapa pemain yang sempat cedera dan kebugarannya belum 100 persen, tapi mereka sudah ikut latihan,” katanya.

Meski demikian, Imran menegaskan kondisi tersebut tidak akan dijadikan alasan bagi timnya untuk tampil di bawah standar.

“Memang opsi kami berkurang, tapi itu bukan alasan. Kami akan memaksimalkan pemain yang ada,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh pemain yang dibawa dalam kondisi siap tempur dan memahami strategi yang akan diterapkan dalam pertandingan.

“Intinya pemain siap untuk pertandingan besok,” ujarnya.

Sementara itu, penjaga gawang Semen Padang FC, Rendy Oscario Sroyer, menegaskan seluruh pemain memiliki tekad kuat untuk meraih poin di laga tandang tersebut.

“Kami siap untuk pertandingan besok. Ini laga yang sangat krusial bagi kami,” kata Rendy.

Ia menambahkan, setiap pertandingan tersisa di musim ini memiliki arti penting bagi tim.

“Delapan laga tersisa adalah final bagi kami. Kami harus meraih poin demi poin,” ujarnya.

Dengan kondisi skuad yang ada, Semen Padang FC tetap menargetkan hasil positif saat menghadapi Persis Solo demi menjaga peluang bertahan di kompetisi musim ini.

Diketahui, Semen Padang FC memboyong 22 pemain untuk laga ini. Untuk posisi penjaga gawang, tim membawa Rendy Oscario dan Iqbal Bachtiar.

Di lini belakang, Kabau Sirah diperkuat Ricki Ariansyah, Zidane Afandi, Ade Kristiano, Jaime Giraldo, Angelo Meneses, Ravy Tsouka, Asyraq Gufron, dan Samuel Christianson.

Sementara di sektor tengah, terdapat Boubakary Diarra, Aditya Sentosa, Dimas Roni, Kianz Froese, Kazaki Nakagawa, Maicon Souza, Kasim Botan, Firman Juliansyah, serta Armando Oropa.

Adapun di lini depan, Semen Padang FC mengandalkan Guillermo Fernandez, Diego Mauricio, dan Wahyu Agong.

Dalam daftar tersebut, Semen Padang FC tidak membawa kiper asingnya, Arthur Augusto dan Ripal Wahyudi yang terkena akumulasi kartu kuning. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.