TRAGIS! Ketut Pageh Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 8 Meter di Melaya Jembrana 
Anak Agung Seri Kusniarti April 12, 2026 01:03 AM

TRIBUN-BALI.COM - Seorang warga Banjar Pucaksari, Desa Warnasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana meninggal dunia usai terjatuh dari pohon kelapa, Jumat (10/4). 

Adalah I Ketut Pageh (54) yang meninggal dunia di TKP setelah jatuh dari pohon setinggi 8 meter. Diduga korban mengalami cidera kepala berat (CKB) karena tak ditemukan luka pada tubuh korban. 

Menurut informasi yang diperoleh Tribun Bali, peristiwa tersebut bermula dari korban Pageh yang menyanggupi untuk memanjat pohon untuk mencari klungah (kelapa muda). Sekitar pukul 07.00 WITA, korban bersama saksi I Ketut Dalem (62) berangkat menuju lokasi untuk memetik klungah yang lokasinya di depan rumah korban. 

Baca juga: MEMANG Hebat! Desak Rita Pecahkan Rekor Speed Asia, Raih Emas World Climbing Asia Championship 2026

Baca juga: ASTAGA! 2 Pria Tewas Mengenaskan Dikeroyok di Benoa & Dibakar Hidup-hidup, Polisi Tangkap 5 Pelaku

Setelah sampai di kebun saksi, korban langsung memanjat kelapa dan saksi menunggu di bawah. Kemudian setelah memanjat pohon kelapa yang keempat, saksi melihat korban berpegangan pada pelepah kelapa yang sudah tua. Saksi sontak mengingatkan agar jangan berpegangan di pelepah kelapa yang sudah tua tersebut. 

Tak disangka, belum selesai saksi mengingatkan, korban justru langsung jatuh karena pelepah kelapa yang sudah tua tempat korban berpegangan terlepas. Setelah melihat korban jatuh, saksi histeris sembari memanggil anak korban untuk meminta tolong. Anak serta istri korban kemudian datang ke lokasi untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas I Melaya. 

Pihak dokter di Puskesmas I Melaya menyatakan, dari hasil pemeriksaan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat sampai di Puskesman dan tidak ada ditemukan luka. “Korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi, Jumat (10/4).

“Diduga karena cidera kepala berat mungkin karena benturan keras saat terjatuh,” imbuhnya.
Dia melanjutkan, pasca kejadian, tim Inafis Polres Jembrana melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Diketahui, tinggi pohon kelapa yang dipanjat korban adalah 8 Meter. Kemudian ditemukan pelepah kelapa yang sudah tua yang dipegang saat terjatuh. Petugas tidak menemukan luka pada tubuh korban.

“Pihak keluarga mengikhlaskan kematian korban karna musibah dan keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi pasca kejadian tersebut,” tandasnya. (mpa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.