BOLASPORT.COM - Arsenal bisa gagal menjuarai Liga Inggris 2025-2026 karena disalip Manchester City pada pekan terakhir jika skenario ini terjadi.
Kejutan besar mewarnai hasil pekan ke-32 Liga Inggris musim ini.
Sang pemuncak klasemen sementara, Arsenal, secara tak terduga menelan kekalahan tipis saat menjamu Bournemouth di Emirates Stadium, Sabtu (11/4/2026).
Tampil di depan pendukung sendiri, The Gunners harus menyerah dengan skor 1-2.
Laga berlangsung sengit sejak awal.
Tim tamu unggul lebih dulu lewat aksi Eli Junior Kroupi (17'), sebelum akhirnya disamakan oleh penalti Viktor Gyokeres (35').
Sayangnya, petaka bagi Arsenal datang pada menit ke-74 saat Alex Scott mencetak gol kemenangan bagi The Cherries.
Kekalahan ini menjadi sinyal bahaya bagi skuad asuhan Mikel Arteta yang mengumpulkan 70 poin.
Arsenal gagal memperlebar jarak dari rival terdekat mereka, Manchester City.
Meski saat ini Arsenal masih unggul 9 poin, posisi mereka sangat rawan karena The Citizens memiliki tabungan dua pertandingan lebih banyak.
Manchester City baru akan memainkan laga pekan ke-32 melawan Chelsea pada Minggu (12/4/2026) dan belum melakoni laga tunda kontra Crystal Palace.
Situasi ini memunculkan skenario buruk bagi Arsenal.
Dengan sisa 6 laga bagi Arsenal dan 8 laga bagi Man City, hitung-hitungan poin mulai memanas.
Jika Man City memenangkan semua laga sisa, termasuk big match kontra Arsenal pada 19 April, mereka akan mengoleksi 85 poin.
Sementara apabila Arsenal lima laga lainnya setelah kalah dari City, mereka juga akan mengakhiri musim dengan 85 poin.
Jika poin kedua tim sama kuat, gelar juara Liga Inggris akan ditentukan melalui selisih gol.
Arsenal saat ini memiliki selisih gol +38, berbanding +32 milik pasukan Pep Guardiola.
Man City hanya butuh mengejar margin 7 selisih gol untuk menggusur Arsenal pada pekan terakhir.
Peluang ini terbuka lebar mengingat Erling Haaland dkk tengah on-fire dengan mencetak 6 gol tanpa kebobolan dalam dua laga terakhir di lintas kompetisi.
Sebaliknya, performa Arsenal justru sedang merosot.
Dalam empat laga terakhir di semua kompetisi, lini pertahanan mereka rapuh dengan kebobolan enam gol dan hanya mampu membalas tiga gol.
Jika skenario ini terwujud, Arsenal bakal kembali menjadi runner-up selama empat musim berturut-turut.