MEMANG Hebat! Desak Rita Pecahkan Rekor Speed Asia, Raih Emas World Climbing Asia Championship 2026
Anak Agung Seri Kusniarti April 12, 2026 01:03 AM

Atlet speed putri Timnas Panjat Tebing Indonesia asal Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi berhasil menyumbangkan emas untuk Indonesia pada hari kedua World Climbing Asia Championship Meishan 2026 di China, Kamis (9/4). Tidak hanya itu, Desak Rita mencetak rekor speed Asia di nomor putri setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Zhou Yafei di final. 

Catatan istimewa, Desak mencatatkan waktu 6,07 detik, sedangkan Zhou menyelesaikan race dengan waktu 6,47 detik. Turnamen ini digelar 8-12 April di Meishan, China.

Selain memastikan podium tertinggi, hasil tersebut juga otomatis mengamankan satu tempat bagi Desak untuk tampil pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Medali emas Desak juga menambah tiket Asian Games 2026 bagi Tim panjat tebing Indonesia. Total lima tiket bagi panjat tebing Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.  

Sementara itu, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo turut menyumbangkan medali perunggu dari nomor speed putra setelah memenangi small final kontra Ling Yong Zhi (China) yang mengalami fall.

Veddriq mencatatkan waktu 5,15 detik dalam laga tersebut. Meski finis di posisi ketiga, Veddriq tetap memastikan diri lolos kualifikasi Asian Games 2026.

Seperti dilansir BolaSport.com, selain dua peraih medali tersebut, Indonesia juga mendapatkan tambahan tiket dari sejumlah atlet lain yang tampil kompetitif di nomor speed dan boulder. Aditya Tri Syahria berhasil mengamankan tiket setelah finis di posisi keenam nomor speed putra.

Ia sempat mencatatkan waktu 5,37 detik pada perempat final saat menghadapi rekan senegara Veddriq Leonardo yang mencatatkan 5,01 detik. 

Dari sektor putri, Berthdigna Devi Surya Kusuma juga memastikan tempat setelah menempati peringkat kelima nomor speed putri. Ia mencatatkan waktu 6,73 detik pada perempat final saat berhadapan dengan Desak Made yang membukukan 6,48 detik. 

Tambahan tiket juga datang dari nomor boulder putra melalui Raviandi Ramadhan. Ia mampu menembus semifinal setelah sebelumnya menempati peringkat ke-22 pada babak kualifikasi dengan nilai 69,4 poin dan kemudian berada di posisi ke-11 pada semifinal dengan 49,9 poin.

Hasil tersebut membuat Raviandi menyusul rekannya yang telah lebih dahulu mengamankan tiket Asian Games dari kejuaraan sebelumnya yakni yakni Putra Tri Ramadani (lead putra), Sukma Lintang Cahyani (lead putri), dan Ravianto Ramadhan (boulder putra). 

Indonesia kini telah mengamankan total delapan tiket Asian Games 2026. Perinciannya, dua atlet speed putra, dua speed putri, dua boulder putra, serta masing-masing satu atlet lead putra dan lead putri.

Kejuaraan Asia Panjat Tebing 2026 masih menyisakan pertandingan nomor lead putra dan putri hingga beberapa hari ke depan, sehingga peluang Indonesia untuk menambah jumlah wakil pada Asian Games masih terbuka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.