TRIBUNNEWS.COM - Kekalahan dengan skor 1-2 yang baru saja diderita Arsenal saat menjamu Bournemouth di Stadion Emirates pada laga pekan ke-32 Liga Inggris, Sabtu (12/4/2026) malam menyisakan berbagai kekhawatiran.
Salah satunya kekhawatiran soal peluang Arsenal memenangkan gelar Liga Inggris musim ini.
Ya, kekalahan dari Bournemouth, membuat kesempatan Arsenal menjauh dari kejaran Manchester City seketika ambyar.
Alih-alih memberi tekanan ke Manchester City, dengan memperlebar jarak poin menjadi 12 angka di klasemen Liga Inggris.
Tim asuhan Mikel Arteta justru memberikan nafas ke Manchester City untuk mengejar posisi mereka di puncak klasemen.
Meskipun jarak Arsenal yang saat ini mengoleksi 70 poin, masih berselisih 9 angka dengan The Citizens.
Posisi Arsenal sebagai pemuncak klasemen belum sepenuhnya aman dari kejaran Manchester City.
Hal ini mengingat Manchester City yang mengoleksi 61 poin di peringkat kedua, masih punya tabungan dua laga sisa.
Baca juga: Reaksi Kekalahan Tragis Arsenal di Liga Inggris: Arteta Minta Maaf, Henry Hancur Takut Gagal
Jikalau Manchester City mampu memanfaatkan dua laga sisa tersebut yakni masing-masing melawan Chelsea dan Crystal Palace, dengan meraih kemenangan.
Maka, jarak poin antara Arsenal dan Manchester City akan berubah menjadi tiga angka saja di klasemen.
Selisih poin tersebut berpotensi masih bisa dipangkas Manchester City, jika mereka mampu mengalahkan Arsenal, pada laga akhir pekan depan.
Andai bisa menumbangkan Arsenal di Stadion Etihad pada laga pekan depan, maka jumlah poin kedua tim menjadi sama.
Jikalau skenario itu terjadi, maka perebutan gelar juara antara Arsenal dan Manchester City kembali menyala.




















Lima laga terakhir yang akan dijalani kedua tim tersebut, jelas menjadi penentu krusial pemenang Liga Inggris musim ini.
Dalam lima laga terakhirnya. Arsenal akan berhadapan dengan Newcastle United (Home), Fulham (Home), West Ham (Away), Burnley (Home), dan Crystal Palace (Away).
Sedangkan Manchester City akan bertemu Burnley (Away), Everton (Away), Bretnford (Home), Bournemouth (Away) dan Aston Villa (Home).
Lima laga tersebut diprediksi akan menjadi momen kunci perebutan gelar juara, jika poin Arsenal dan Manchester City sama setelah memainkan laga sebanyak 33 kali musim ini.
Arsenal tentu patut merasa khawatir, karena pada musim 2022/2023 dan 2023/2024, mereka pernah berada dalam situasi serupa.
Apes bagi Arsenal, mereka akhirnya kalah dalam perebutan gelar dengan Manchester City yang menikung posisi mereka di akhir musim.
Hal sama bisa saja terjadi lagi pada musim ini, jika Manchester City mampu menyapu bersih sisa laga di kompetisi Liga Inggris musim ini.
Alhasil, andai tidak ingin situasi dejavu tersebut tersaji lagi musim ini, Arsenal harus bangkit dan memenangkan laga sisa musim ini.
Termasuk laga krusial yang menentukan arah perburuan gelar juara, antara Arsenal vs Manchester City, pada laga akhir pekan depan.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)