TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN – Kegiatan Sunday Morning Riding (Sunmori) yang diinisiasi komunitas Bikers Subuhan Balikpapan berlangsung penuh makna dalam rangkaian Silaturahmi Daerah (Silatda) Borneo.
Tak sekadar berkendara, kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai keimanan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sholat Subuh berjamaah di salah satu masjid di Balikpapan.
Puluhan peserta dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan sejak dini hari.
Usai sholat, acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Handy Bonny, yang mengajak peserta menjaga konsistensi ibadah serta meluruskan niat dalam setiap aktivitas.
Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, yang turut hadir, memberikan apresiasi atas inisiatif positif tersebut.
Baca juga: Walikota Rahmad Masud soal THR Guru dan ASN: Kalau Perlu Sekarang, Kenapa Tidak?
Ia menilai kegiatan ini menjadi contoh bahwa generasi muda mampu menghadirkan aktivitas yang tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga memiliki nilai spiritual.
“Momentum seperti ini penting untuk membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas keimanan. Kita ingin anak-anak muda di Balikpapan tidak hanya aktif di jalan raya, tetapi juga aktif di jalan kebaikan,” ujarnya.
Rahmad menekankan pentingnya menjaga istiqamah di tengah tantangan kehidupan modern.
Menurutnya, kebersamaan yang terjalin harus terus dirawat agar menjadi kekuatan dalam membangun kota yang harmonis dan religius.
Dalam tausiah yang disampaikan, peserta diingatkan bahwa setiap perjalanan hidup adalah bagian dari ikhtiar menuju kebaikan.
Setiap langkah akan bernilai ibadah jika dilandasi niat yang tulus. Kebersamaan pun diharapkan menjadi sarana saling menguatkan dalam menjaga iman.
Kegiatan Sunmori ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata. Lebih dari itu, semangat yang terbangun di dalamnya menjadi pengingat agar nilai-nilai kebaikan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Penonaktifan 8.784 PBI Balikpapan Bukan Hentikan Layanan, Ini Penjelasan Walikota Rahmad Masud
Di tengah dinamika kehidupan perkotaan, kebersamaan seperti ini menjadi penyejuk.
Sebuah pengingat bahwa hubungan antar sesama dan kedekatan dengan Sang Pencipta dapat berjalan beriringan, menuntun kehidupan menuju arah yang lebih baik. (dha/ADV Diskominfo Balikpapan)