Pemkot Bandar Lampung Gerak Cepat Tangani Banjir dengan Pembersihan Drainase
Robertus Didik Budiawan Cahyono April 12, 2026 11:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemkot Bandar Lampung bergerak cepat menangani persoalan banjir yang kerap terjadi seusai hujan deras.

Hal itu setelah Wali Kota Eva Dwiana memberi instruksi jajarannya untuk menangani persoalan banjir. Instruksi tersebut ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan melalui pembersihan drainase di sejumlah titik rawan, Sabtu (11/4/2026).

Tim Satgas Lapangan bersama pamong kecamatan melakukan pembersihan saluran air di Jalan Pulau Singkep, Kecamatan Sukarame hingga Tanjung Karang Timur.

Kegiatan ini difokuskan pada pengangkatan sedimen seperti lumpur, pasir, serta tanaman liar yang selama ini menyumbat aliran air.

Langkah cepat ini diambil setelah terjadinya luapan air di sejumlah lokasi akibat hujan yang mengguyur Bandar Lampung sehari sebelumnya.

Baca juga: Wali Kota Bandar Lampung Intensif Pantau Drainase Demi Mengantisipasi Banjir

Pemerintah kota berupaya memastikan aktivitas warga tidak kembali terganggu oleh genangan.

Pantauan di lapangan, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, serta aparat kecamatan dan kelurahan tetap bekerja di bawah terik matahari.

Mereka membersihkan drainase dari tumpukan sampah yang menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya aliran air. Warga setempat pun mengapresiasi gerak cepat pemerintah.

Reza, warga Sukarame, menilai respons tersebut sangat membantu masyarakat. "Pemkot bergerak cepat, kemarin hujan ada luapan. Hari ini langsung dibersihkan supaya tidak terulang lagi," ujarnya.

Meski demikian, ia berharap upaya ini juga diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air.

Sebelumnya, pada Rabu (8/4/2026), Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung juga telah melakukan perbaikan saluran air dan pembersihan sedimentasi di 18 titik.

Program ini menjadi bagian dari percepatan normalisasi sungai dan gorong-gorong, termasuk penataan bangunan di wilayah Tanjung Senang.

Eva Dwiana menegaskan, normalisasi sungai dan pembersihan sedimen akan terus menjadi prioritas pemerintah kota sebagai solusi jangka panjang mengatasi banjir.

"Normalisasi sungai tetap menjadi prioritas kami, terutama pembersihan sedimen tebal di setiap gorong-gorong," tegasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.