Laga Home Pamungkas Sriwijaya FC Kontra Garudayaksa FC Tetap di Bekasi Tanpa Penonton
Abdul Hafiz Sripo April 12, 2026 11:27 AM

SRIPOKU.COM – Direktur Olahraga PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri), Anggoro Prajesta, memastikan laga kandang (home) pamungkas Sriwijaya FC kontra Garudayaksa FC yang dijadwalkan pada Sabtu (25/4/2026) pukul 15.30 WIB, tetap digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.

"Kita tidak mungkin (main di Palembang). Utang kita masih ada dengan JSC. Kalau laga kandang Sriwijaya FC kembali ke Palembang, tentunya harus membayar utang dulu. Begitu juga dengan Panpel, masih ada yang belum kami bayar," ungkap Anggoro Prajesta kepada Sripoku.com.

Faktor Keamanan dan Sanksi Selain masalah finansial, faktor keamanan menjadi pertimbangan utama tidak digelarnya laga di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang.

"Belum lagi faktor keamanan pasca-rusuh pada laga Derby Sumsel yang lalu. Bahkan, saya mendapat informasi dari Pak Faisal bahwa laga kandang Sriwijaya FC di Bekasi juga digelar tanpa penonton. Pihak berwenang tidak mau mengambil risiko karena viralnya kerusuhan di Jakabaring kemarin itu," tambah Anggoro.

CEO PT Digi Sport Asia ini mengaku secara pribadi sangat menginginkan Sriwijaya FC bisa menutup musim di rumah sendiri. "Kalau menuruti ego, saya juga ingin sekali laga pamungkas melawan Garudayaksa FC nanti digelar di Palembang," pungkasnya.

Imbauan untuk Suporter Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana (LOC), Faisal Mursyid SH, dengan berat hati menginformasikan bahwa seluruh laga kandang Sriwijaya FC di Stadion Patriot Candrabhaga akan dilaksanakan tanpa penonton hingga berakhirnya kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.

"Tolong diinformasikan bahwa pertandingan kandang Sriwijaya FC di Bekasi itu tanpa penonton. Kami baru saja berkoordinasi dengan Panpel di Bekasi, dan diputuskan sampai laga terakhir tetap tanpa penonton," tegas Faisal Mursyid, Kamis (2/4/2026).

Faisal yang juga menjabat sebagai Sekretaris PT SOM berharap masyarakat Sumatera Selatan, fans, dan suporter dapat memaklumi kondisi ini serta tetap memberikan dukungan dari rumah.

"Mungkin pertimbangannya adalah masalah keamanan. Kami meminta suporter bisa memaklumi kondisi ini. Tetap dukung Sriwijaya FC dan doakan dari rumah," ujar Faisal yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi Asprov PSSI Sumsel tersebut.

Baca juga: Skenario Sumsel United Tembus 2 Besar, Wajib Amankan 3 Poin Lawan FC Bekasi City Malam Ini

Upaya Penyelamatan Klub Langkah pemindahan homebase ini diambil sebagai upaya agar klub yang pernah berjaya di tanah air tersebut tetap bisa menyelesaikan kompetisi secara tuntas.

"Ini sebenarnya upaya kita untuk menyelamatkan semua. Jangan sampai Sriwijaya FC berhenti di tengah jalan. Jadi, kita semua bersabar dahulu. Surat keputusan sudah keluar bahwa seluruh laga kandang akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga," jelas Faisal.

Meski Sriwijaya FC telah dipastikan terdegradasi ke Liga 3, tim Laskar Wong Kito tetap berupaya memberikan penampilan terbaik di putaran ketiga ini demi menjaga marwah klub.

Sesuai jadwal, Sriwijaya FC akan melakoni total sembilan pertandingan di putaran ketiga, yang terdiri dari 4 laga kandang dan 5 laga tandang. Terdekat, Laskar Wong Kito dijadwalkan menghadapi Persekat Tegal pada laga ke-24, Minggu (12/4/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Trisanja, Tegal.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.