TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masa pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) telah ditutup.
Para pendaftar kini menatap masa ujian pada 21-30 April 2026 mendatang.
Khusus di Universitas Hasanuddin (Unhas), daya tampung mahasiswa baru jalur SNBT sebesar 5.761 kursi.
Unhas terus menyiapkan ruangan dan fasilitas computer menyambut fase UTBK.
Kasubdit Penerimaan Mahasiswa Baru Unhas Nurul Ichsani menjelaskan UTBK tahun ini secara jadwal berbeda dengan tahun 2025 lalu.
Tahun 2025 lalu, UTBK berlangsung dua gelombang.
Antara gelombang ada jeda selama 10 hari.
"Kalau sekarang 2026 itu tidak ada lagi perbedaan gelombang, langsung 10 hari full," kata Nurul Ichsani saat dikonfirmasi pada Minggu (12/4/2026).
Materi tes ada Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi.
Tes Potensi Skolastik dalam UTBK bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif yang dipelajari dan berkembang melalui proses belajar dan pengalaman, baik di dalam maupun di luar kelas.
Kemampuan ini diperlukan agar berhasil dalam pendidikan formal, khususnya pendidikan tinggi.
Tes ini terdiri atas empat subtes.
Yaitu Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, serta Pengetahuan Kuantitatif.
Sementara Tes Literasi bertujuan untuk menilai kapasitas peserta untuk mengidentifikasi, memahami, menafsirkan, menciptakan, mengolah informasi, dan berkomunikasi menggunakan materi tertulis dalam berbagai konteks.
Literasi dipandang kunci bagi seseorang untuk mengembangkan potensi diri dan berpartisipasi penuh dalam masyarakat modern.
Tes ini terdiri atas Literasi dalam Bahasa Indonesia, Literasi dalam Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.
Unhas menyiapkan dua sesi ujian setiap harinya.
"Pagi dan Siang sesinya, sekitar 7.45 Wita itu sudah mulai ujian," lanjutnya.
Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel ikut memberikan fasilitas bimbingan gratis kepada para siswa calon peserta UTBK.
Sejak pekan lalu, Siswa mengikuti bimbingan secara daring dan luring.
"Sekarang kan sudah selesai pelajarannya, sudah ujian sekolah mi. Jadi sisa persiapan UTBK. Sekarang bimbel lewat smart school," kata
Plt Sekretaris Disdik Sulsel Mustaqim saat dihubungi Tribun-Timur.com pada Senin (6/4/2026).
Setiap hari siswa kelas XII bisa mengikuti bimbingan langsung di ruang kelas.
Selain itu memanfaatkan aplikasi belajar digital yang memuat video pembahasan soal-soal ujian.
"Di sekolah masing-masing, sesuai jam sekolah. Jadi itu membahas soal-soal (simulasi) dikasih juga pembahasan pembelajaran, itu seperti bimbel biasanya lah. Banyak membahas soal-soal," lanjutnya.
Staf Disdik Sulsel Irfan menjelaskan setiap harinya tim pengajar akan melakukan live streaming pada aplikasi smart school.
"Akses itu hanya bisa sekolah saja yang sudah terdaftar. Sekolah kita dibawah naungan disdik bisa bergabung. Jadi dari luar tidak bisa gabung aplikasinya," kata Irfan.
Pembelajarannya sendiri seputar soal-soal yang kerap muncul di UTBK.
Siswa diajarkan cara cepat dan tepat menjawab soal.
Sebab nantinya siswa akan berpacu dengan waktu jawab, sehingga dibutuhkan cara kerja soal yang efisien.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz