TRIBUNJATIMTIMUR, SURABAYA – De WAVE Signature dengan konsep layanan yang lebih lengkap dan modern hadir di Surabaya, sekaligus menjadi outlet ke 74 di Indonesia.
Berbeda dengan cabang lainnya, De WAVE Signature hadir dengan luas mencapai 1.200 meter persegi.
Fasilitas ini menjadi yang terbesar dibandingkan dua kategori lainnya, yakni reguler dan premium.
“Kalau reguler biasanya luasnya di bawah 300 meter persegi, sementara premium di bawah 600 meter persegi. Nah, di sini kami hadir sebagai flagship signature, bukan hanya dari luas, tapi juga dari ambience dan kelengkapan layanan,” ujar CEO De WAVE Signature Surabaya Cipto Suwarno Kurniawan, Sabtu (11/4/2026).
Tak hanya menawarkan ruang yang lebih luas, tempat relaksasi ini juga mengusung konsep one stop wellness experience.
Seluruh treatment tersedia dalam satu lokasi, didukung teknologi terbaru serta desain interior yang memberikan kenyamanan maksimal bagi pengunjung.
Cipto menyebut, salah satu inovasi yang menjadi pembeda adalah kursi terapi multifungsi.
Dalam satu kursi, pelanggan dapat menikmati berbagai layanan sekaligus seperti treatment kepala hingga kaki, pijat relaksasi maupun nail art.
“Kalau biasanya harus pindah-pindah tempat, di sini cukup satu kursi. Dalam waktu sekitar satu jam, pelanggan sudah bisa mendapatkan perawatan lengkap,” jelasnya.
Untuk menunjang kenyamanan, tersedia hingga 40 kamar dengan berbagai tipe, mulai dari ruang individu, couple room, hingga ruang komunal. Aspek privasi juga menjadi perhatian utama dengan penggunaan sekat permanen, bukan tirai seperti pada umumnya.
Dari sisi layanan, tempat ini tetap berfokus pada konsep wellness, yakni upaya meningkatkan kualitas hidup melalui relaksasi dan terapi kesehatan.
Layanan unggulan lainnya meliputi refleksologi hingga jacuzzi yang memperkuat konsep wellness modern. Selain itu, terdapat pula terapi berbasis teknologi treatment bio therapy.
Terapi ini diklaim mampu memberikan manfaat kesehatan jika dilakukan oleh terapis profesional dan sesuai prosedur.
Hadirnya De WAVE Signature diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut sekaligus menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati layanan kesehatan berbasis relaksasi dan teknologi.
“Surabaya itu besar, ada timur, barat, dan tengah. Sekarang kita ada di tengah, ke depan bisa berkembang ke wilayah timur dan barat,” tutupnya. (*)
(Nurika Anisa/TribunJatimTimur.com)