TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado memprediksi sejumlah wilayah di Bolaang Mongondow Raya, Sulawesi Utara, mengalami cuaca ekstrem.
Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh aktivitas gelombang Rossby ekuatorial.
Fenomena ini meningkatkan labilitas udara di wilayah tersebut.
Selain itu, nilai Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang rendah menunjukkan adanya tutupan awan tebal yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
"Indeks labilitas lokal yang cukup kuat juga turut mendukung terbentuknya awan konvektif di sejumlah wilayah," ujar Karina, Minggu (12/4/2026).
Akibat kondisi tersebut, potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi secara bertahap di beberapa daerah di Sulut.
Berikut rincian wilayah yang berpotensi terdampak:
Senin (13/4/2026)
Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Timur, dan Bolaang Mongondow Selatan.
Selasa (14/4/2026)
Bolmong, Boltim, dan Bolsel.
Rabu (15/4/2026)
Nihil.
Kamis (16/4/2026)
Bolmong, Bolmut, dan Bolsel.
Baca juga: Lagi, BMKG Deteksi Adanya Gempa Bumi di Bitung Sulawesi Utara, Minggu 12 April 2026
Baca juga: Harga Bahan Pokok di Pasar Bersehati Manado 12 April 2026: Bawang Merah Turun, Rica Stabil
Jumat (17/4/2026)
Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolmong, Bolmut, Boltim, dan Bolsel.
Sabtu (18/4/2026)
Nihil.
Minggu (19/4/2026)
Bolmong dan Bolsel.(*)