SMPN 1 Gembong Pati Akhirnya Diperbaiki setelah 1983, Rehabilitasi 90 Sekolah Gunakan Dana Pusat
rika irawati April 12, 2026 05:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan revitalisasi 90 satuan pendidikan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Perbaikan 90 sekolah itu dilakukan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI. 

Peresmian perbaikan 90 sekolah ini dipusatkan di SMPN 8 Pati, Minggu (12/4/2026).

Abdul Mu’ti menyampaikan, seluruh proyek perbaikan sekolah di Pati ini menggunakan anggaran tahun 2025 senilai lebih dari Rp67 miliar.

Semuanya dinyatakan selesai 100 persen. 

"Revitalisasinya bervariasi, mulai dari ruang kelas baru, laboratorium, hingga perpustakaan."

"Namun, hampir semuanya mencakup perbaikan toilet karena itu merupakan prioritas bapak Presiden," ujar Mu'ti.

Baca juga: Viral, Rumah di Karangawen Pati Dirobohkan Menggunakan Alat Berat. Hasil Kerja di Perantauan Rata

Mu'ti mengatakan, pemerintah akan melanjutkan PTHC itu di tahun ini dengan alokasi anggaran Rp11,4 triliun untuk skala nasional. 

Anggaran ini akan diprioritaskan untuk sekolah-sekolah di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), wilayah terdampak bencana, serta sekolah dengan kerusakan berat.

Di Pati, satu di antara sekolah yang merasakan langsung manfaat PHTC adalah SMPN 1 Gembong. 

Kepala SMPN 1 Gembong Istiana mengungkapkan rasa syukur karena gedung sekolahnya diperbaiki. 

Dengan kucuran dana sebesar Rp3,336 miliar, sekolahnya kini memiliki fasilitas baru yang lengkap.

"Dulu, sekolah kami memang sangat mengenaskan. Atap semua dibongkar karena kayunya keropos, lantai juga pecah-pecah karena akar pohon."

"Kondisi bangunan keropos semua dan baru kali ini direvitalisasi, sejak 1983."

"Sekarang, pembelajaran lebih aman dan nyaman, tercipta student wellbeing," kata Istiana.

Masih ada 19 Sekolah Rusak

Namun, di tengah kabar gembira peresmian tersebut, kabar duka datang dari SDN Mencon, Kecamatan Pucakwangi, yang dilaporkan roboh pada Minggu pagi akibat hujan lebat. 

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyebut tidak ada korban jiwa karena insiden terjadi saat hari libur.

Baca juga: Ngaku Disantet, Pemuda di Pati Todong Leher Ibu-ibu Pakai Badik

Dia menjelaskan, saat ini, masih terdapat sekitar 19 sekolah di Pati yang terdampak bencana dan banyak bangunan sekolah peninggalan era Inpres yang kondisinya memprihatinkan. 

Merespons kejadian di SDN Mencon, pihaknya akan segera mengambil langkah preventif.

"Kami akan membentuk tim pada hari Senin untuk mengecek dan mengevaluasi seluruh kondisi bangunan sekolah di Kabupaten Pati."

"Kami ingin memastikan kelayakan gedung agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terulang kembali," tegas Chandra.

Program revitalisasi ini diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, melainkan juga memacu kemajuan pendidikan Indonesia secara menyeluruh. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.