TRIBUNKALTIM.CO - Borneo FC Samarinda dipastikan bakal tampil di kompetisi Asia musim depan andai finish di posisi dua besar pada klasemen BRI Super League 2025/2026.
BRI Super League mendekati akhir kompetisi, dan sudah mulai terlihat klub-klub yang berpeluang tampil di Asia membawa nama Indonesia.
Di puncak klasemen, Persib Bandung sedang berjaya dengan 61 poin hingga pekan ke-26.
Baca juga: Fabio Lefundes Puji Konsistensi Borneo FC Usai Kemenangan 5-1 atas PSBS Biak
Maung Bandung berjarak 1 angka dari rival terdekatnya, Borneo FC, yang baru saja menang besar dari PSBS Biak 5-1 di pekan ke-27.
Jika situasi ini bertahan hingga akhir musim, Persib akan mengamankan trofi liga ketiga secara beruntun.
Tak cuma itu, Thom Haye dkk. juga bakal berpartisipasi lagi di AFC Champions League Two sebagai jawara Indonesia.
Adapun Borneo FC sebagai peringkat 2 klasemen.
Baca juga: Dibantai Borneo FC, Pelatih PSBS Biak Akui Kualitas dan Soliditas Pesut Etam
Keunggulan dari Persija Jakarta di peringkat 3 mencapai 5 poin dengan hanya 7 laga tersisa.
Klub yang finis di peringkat 2 Super League akan mendapatkan tiket ke AFC Challenge League.
Potensi hadiah berikutnya yaitu untuk tim peringkat 3 dan 4.
Musim lalu, I.League sempat menyatakan tim peringkat 3 dan 4 akan lolos ke ASEAN Club Championship.
Baca juga: FOTO-FOTO: Borneo FC Perkasa di Stadion Segiri, Benamkan PSBS Biak di Dasar Klasemen Super League
Dua klub tersebut pada musim lalu adalah Persebaya Surabaya dan Malut United.
Nyatanya, pihak AFF selaku operator kompetisi ASEAN Club Championship menolak partisipasi Persebaya dan Malut.
AFF berargumen kompetisi antarklub Asia Tenggara itu hanya boleh diikuti juara dan runner-up liga masing-masing.
Di sisi lain, I.League juga enggan mendaftarkan secara mendadak Persib dan Dewa United selaku dua tim teratas Liga 1 2024-2025.
Baca juga: Hasil Super League: Borneo FC Bantai PSBS Biak di Stadion Segiri, Pesut Etam Tempel Ketat Persib
Musim ini, I.League tidak secara terang mengumumkan mau dibawa ke mana peringkat 3 dan 4 Super League 2025-26.
Idealnya, semakin banyak klub Indonesia berkompetisi di luar negeri akan semakin baik.
Namun, selama AFF masih mensyaratkan juara dan runner-up sebagai partisipan ASEAN Club Championship, hanya ada 2 klub yang akan kecipratan.
Persib dan Borneo FC pun berpeluang tampil di kompetisi antarklub Asia sekaligus ASEAN pada musim depan.
Apakah AFF mau merelaksasi aturan main sehingga Persija dan Malut yang saat ini berada di posisi ketiga dan keempat klasemen bisa ikut ASEAN Club Championship? (*)