TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN — Gangguan pada pipa transmisi air baku di Kilometer 9 Balikpapan Utara menyebabkan distribusi air bersih di wilayah layanan IPA Kampung Damai terganggu sejak Sabtu (11/4/2026).
Dampaknya, sejumlah wilayah mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian sementara aliran, seiring proses perbaikan yang masih berlangsung di lapangan.
Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudhi Saharuddin, menjelaskan gangguan terjadi pada jalur pipa transmisi air baku menuju IPA Kampung Damai.
“Memang saat ini ada gangguan pada pipa transmisi air baku menuju IPA Kampung Damai. Medan di lokasi cukup berat, tanahnya padat, berlumpur, dan aksesnya terbatas, sehingga menyulitkan proses perbaikan,” ujar Yudhi kepada TribunKaltim.co, Minggu (12/4/2026).
Baca juga: PTMB Balikpapan Perbaiki Pipa Bocor, Warga Diminta Tampung Air, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Ia mengatakan, tim teknis telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan perbaikan, meski menghadapi kendala medan yang cukup ekstrem.
“Alat yang lebih kecil tidak cukup kuat untuk melewati medan yang licin dan berlumpur. Saat ini kami sedang mendatangkan alat berat tambahan dengan kapasitas lebih besar untuk mempercepat proses perbaikan,” katanya.
Yudhi menyebutkan, kondisi geografis di lokasi cukup menantang karena selain berlumpur, area tersebut juga rawan longsor dan tergenang air.
“Medannya berat, tanahnya lumpur dan sering longsor. Air dari parit juga masuk ke area kerja. Jarak dari jalan raya cukup jauh, jadi kami harus berjalan kaki untuk mencapai titik pipa yang bocor,” ujar Yudhi.
Baca juga: Perbaikan Pipa Bocor, Ini Daftar 44 Wilayah di Balikpapan yang Terdampak, Segera Isi Air
PTMB mengimbau masyarakat untuk melakukan penghematan penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung, mengingat distribusi belum dapat berjalan normal.
Sebagai langkah antisipasi, PTMB juga menyiapkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah terdampak, terutama untuk memenuhi kebutuhan mendesak seperti fasilitas umum dan layanan kesehatan.
Yudhi menegaskan pihaknya berkomitmen mempercepat penanganan agar distribusi air bersih segera kembali normal.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim kami bekerja maksimal di lapangan, dan kami targetkan perbaikan selesai secepat mungkin,” ujarnya.
Hingga saat ini, PTMB terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif guna memastikan percepatan penanganan gangguan tersebut. (*)