TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah wilayah di Sulawesi Utara (Sulut) berpotensi diguyur hujan hari ini, Minggu (12/5/2026).
Berdasarkan pantauan BMKG, potensi hujan diprakirakan pada pukul 15:55 WITA hingga 18:30 WITA.
Intensitas hujan dapat bervariasi, mulai dari sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.
Kecamatan Tombatu dan Touluaan Selatan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Bintauna di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Posigadan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, serta Tomohon Selatan di Kota Tomohon berpotensi terdampak hujan awal.
Kondisi cuaca ini berpotensi meluas ke wilayah lainnya di Sulut.
Berikut daftar wilayah di Sulut yang berpotensi hujan sore ini, dilansir dari UPDATE Peringatan Dini Cuaca di laman bmkg.go.is pukul 15:49 WITA:
1. Kabupaten Minahasa
Danau Tondano
Tondano Barat
Tondano Timur
Eris
Kombi
Remboken
Sonder
Kawangkoan
Tondano Utara
Tondano Selatan
Kawangkoan Utara
2. Kabupaten Bolaang Mongondow
Sang Tombolang
Dumoga Barat
Dumoga Timur
Dumoga Utara
Lolak
Lolayan
Passi Barat
Passi Timur
Bilalang
Dumoga
Dumoga Tenggara
Dumoga Tengah
3. Kabupaten Minahasa Selatan
Modoinding
Tompaso Baru
Ranoyapo
Tareran
Suluun Tareran
4. Kabupaten Minahasa Tenggara
Belang
Ratatotok
Pasan
5. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Sangkub
Bolangitang Timur
Bolangitang Barat
Kaidipang
Pinogaluman
6. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
Tutuyan
Kotabunan
Nuangan
Modayag
Modayag Barat
Motongkad
Mooat
7. Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Bolaang Uki
Pinolosian
Pinolosian Tengah
Pinolosian Timur
Helumo
Tomini
8. Kota Tomohon
Tomohon Tengah
Tomohon Barat
Tomohon Timur
9. Kota Kotamobagu
Kotamobagu Utara
Kotamobagu Timur
Kotamobagu Selatan
Kotamobagu Barat
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 3 Hari di Sulawesi Utara: Bolaang Mongondow Raya Waspada
Peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG merupakan bagian dari sistem nowcasting.
Nowcasting adalah prakiraan cuaca jangka sangat pendek yang menggambarkan kondisi cuaca saat ini serta potensi cuaca ekstrem dalam waktu 0 hingga 6 jam ke depan.
Nowcasting didasarkan pada data observasi terkini, termasuk citra radar dan satelit cuaca, yang kemudian dianalisis untuk mendeteksi potensi terjadinya hujan lebat, petir, dan angin kencang dalam waktu singkat.
Informasi ini bersifat dinamis dan dapat diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer.
Melalui sistem ini, BMKG berupaya memberikan informasi secepat mungkin agar masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak terkait dapat melakukan langkah mitigasi lebih dini untuk mengurangi risiko bencana.
Disclaimer: Informasi prakiraan cuaca ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Pantau perkembangan cuaca terkini melalui laman bmkg.go.id.