Kirab Budaya HUT Batang Meriah: Bupati Sebar Udek-udek Hingga Warga Rebutan 17 Gunungan
rika irawati April 12, 2026 06:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Bupati Batang M Faiz Kurniawan terlihat antusias menebar udik-udik dari atas kereta kencana dalam kirab budaya peringatan Hari Ulang Tahun ke-60 Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (12/4/2026).

Memakai beskap berwarna merah muda, Faiz didampingi sang istri yang memakai kebaya warna senada, menyapa warga.

Kirab budaya ini juga diikuti Wakil Bupati Batang Suyono bersama istri, serta pejabat lain dari OPD, dan perwakilan masyarakat.

Kirab dimulai dari pendopo Pemkab Batang, diawali dengan penyerahan pusaka tombak Abirawa oleh bupati kepada pemimpin rombongan kirab.

Usai prosesi tersebut, kirab budaya resmi diberangkatkan. 

Ada 86 kelompok peserta turut ambil bagian, terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan kecamatan, hingga sekolah-sekolah di Kabupaten Batang. 

Baca juga: Gara-gara Anak Bermain Korek Gas, Rumah di Wonotunggal Batang Nyaris Ludes Terbakar

Mereka menampilkan beragam busana adat dari berbagai daerah, menciptakan pemandangan yang kaya warna dan sarat makna.

Bupati Batang dan istri yang menjadi pemimpin rombongan, menaiki kereta kuda yang didatangkan dari Yogyakarta. 

Diikuti tamu undangan dan pimpinan OPD di kereta lain, menambah panjang iring-iringan.

Sepanjang rute kirab yang mengelilingi kawasan Pemkab Batang, masyarakat tampak antusias menyambut rombongan. 

Sorak sorai dan lambaian tangan mengiringi perjalanan kirab, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.

Tak hanya itu, bupati bersama rombongan juga membagikan uang kepada masyarakat dalam tradisi yang dikenal sebagai udek-udekan. 

Tradisi ini menjadi daya tarik tersendiri dan disambut antusias warga yang telah menanti sejak pagi.

17 Gunungan Simbol Kemakmuran

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo menjelaskan, Kirab Budaya tahun ini hadir dengan konsep yang lebih beragam dibanding tahun sebelumnya.

"Pesertanya bertambah, ada 86 kelompok. Bahkan, tahun ini kita juga melibatkan SLB yang sebelumnya belum ikut," kata Bambang di sela acara.

Dia menambahkan, kirab tahun ini mengusung tema 'Batang Gumregah, Anggayuh Barokah, Datan Kantun Budaya Luhung, Kuncara Hanjayeng Bawana', yang mengandung makna harapan agar Kabupaten Batang memperoleh keberkahan melalui pelestarian budaya luhur, sehingga semakin dikenal luas.

Selain itu, terdapat 17 gunungan hasil bumi yang menjadi simbol kemakmuran daerah. 

Gunungan tersebut merupakan representasi potensi pertanian dari masing-masing kecamatan.

"Gunungan ini berisi hasil bumi seperti sayur dan buah, menunjukkan bahwa Batang itu lohjinawi, kaya akan sumber daya alam," jelasnya.

Baca juga: Posisi Operator Forklift Makin Diminati Warga Batang, Peminat Pelatihan Membeludak

Untuk mengantisipasi kerumunan saat pembagian gunungan, panitia menyiapkan gunungan lain yang tidak diikutkan dalam kirab sehingga tetap dapat dibagikan kepada masyarakat setelah acara selesai.

Kirab budaya ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerah. 

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk terus nguri-uri atau melestarikan budaya serta mengenang perjuangan para pendiri Kabupaten Batang.

Rangkaian peringatan HUT ke-60 Batang akan dilanjutkan dengan kegiatan sarasehan yang menghadirkan tokoh penting nasional, termasuk rencana kehadiran Sri Sultan Hamengkubuwono dari Yogyakarta. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.