BOLASPORT.COM - Jakarta Pertamina Enduro dipaksa berjibaku sampai set pamungkas pada laga pertama mereka pada putaran kedua babak final four Proliga 2026.
Jakarta Pertamina Enduro menang setelah melewatkan kesempatan untuk melakukannya lebih cepat dengan unggul 2-0 dalam kedudukan set atas Jakarta Electric PLN.
Momentum pertandingan berubah ketika set kelima tercipta berkat kebangkitan yang ditunjukkan Electric PLN.
Meski begitu, Pertamina Enduro sukses mengunci set penentu.
Megawati Hangestri Pertiwi dkk. dengan skor akhir 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8) dalam laga di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Minggu (12/4/2026).
Jalannya Pertandingan
Pertamina mengambil inisiatif pertandingan lebih dulu. Sang juara bertahan memimpin duluan dengan skor 4-1.
Megawati ikut mencetak poin pertamanya dalam laga ini setelah serangannya menghasilkan block touch.
Pertamina sangat percaya diri di awal laga dengan unggul lima angka pada technical time out kedua dengan skor 8-3 lewat block point Rissa Meiga.
Electric PLN merespons dengan tiga poin beruntun. Ersandrina Devega Salsabila cs. bahkan berhasil menyamakan skor pada 9-9.
Electric PLN mulai memperkuat pertahanan mereka di pos pemblokiran.
Tim asuhan Chamnan Dokmai berbalik unggul satu angka pada 11-10 sampai memaksa pelatih Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, mengambil timeout.
Keunggulan satu angka tersebut bertahan sampai 13-12, tetapi Pertamina kembali bangkit dengan merebut tiga poin beruntun.
Pertamina yang akhirnya kembali unggul pada technical timeout dengan skor 16-14 setelah attack point dihasilkan Megawati.
Setelah itu, Electric PLN gagal menyamakan kedudukan meski sempat memperkecil ketertinggalan pada 22-23.
Pertamina sukses mencatatkan set point lewat kecerdikan Mega di depan net dengan melakukan tip ball.
Poin kemenangan Pertamina akhirnya datang setelah spike keras opposite Electric PLN, Neriman Ozsoy, memanjang keluar.
Pada set kedua Pertamina kembali membuka keunggulan dengan memberondong empat poin sekaligus.
Electric PLN masih membalas dengan empat poin beruntun juga untuk menyamakan skor menjadi 4-4.
Namun, Pertamina justru mampu mendominasi pertandingan sampai unggul enam angka pada technical timeout kedua dengan skor 16-10.
Pemain asal klub Vita Solo, Shindy Sasgia, juga menjadi kepercayaan sebagai middle blocker Pertamina. Dia dipercaya di lini tengah bergantian dengan Rissa Meiga.
Jelang akhir laga, Electric PLN kembali memberikan ancaman dengan memperkecil skor menjadi satu angka saja pada 22-23.
Namun, Pertamina merebut tiga poin beruntun yang diakhiri service ace Irina Voronkova setelah challenge yang berhasil karena sempat dinyatakan keluar.
Memasuki set ketiga, Pertamina kembali memimpin dengan selisih tiga angka sampai skor 10-7.
Electric PLN yang bermain cukup sabar mampu mengejar dan menyamakan kedudukan setelah technical timeout dengan skor 16-16.
Klub putri tersukses di Proliga justru berbalik unggul sampai selisih empat angka pada skor 21-17 dan 22-18.
Neriman Ozsoy menjadi pembeda dalam kebangkitan Electric PLN untuk mencuri kemenangan pada set ketiga.
Pada set keempat Electric PLN makin percaya diri setelah mampu unggul cukup jauh jelang akhir dengan selisih tujuh poin pada skor 20-13.
Pertamina sempat membalas empat poin beruntun, tetapi Electric PLN berhasil keluar dari tekanan untuk memaka duel berlanjut sampai set pamungkas.
Di set kelima, serangan quick Dinda Syifa membawa Electric PLN membuka keran skor. Akan tetapi, kesalahannya saat servis memberikan poin penyeimbang untuk Pertamina.
Pertamina setelah itu selalu memimpin satu angka sampai skor 7-6, tetapi keunggulan paruh set kelima diambil Electric PLN menjadi 8-7.
Spike keras Wilma Salas segera membuat kembali pertandingan berimbang.
Ritme Pertamina Enduro makin ganas setelah mencetak set point dengan 14-8 dan menutup laga dengan kemenangan lewat spike Wilma Salas.