TRIBUN-BALI.COM - Seorang pejalan kaki , AA Mayun Yuniastuti (47), meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan tragis di ruas jalan Besang, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Sabtu (11/4) malam.
Korban tertabrak truk yang mundur di tanjakan karena tidak mampu menahan beban muatan. Peristiwa bermula saat sebuah truk bernomor polisi DK 8161 YH yang dikemudikan Amos Ngongo Mawu (39) melaju dari arah Budekeling menuju Ababi dengan membawa material pasir.
Saat melintasi jalur menanjak di lokasi kejadian, kendaraan tersebut kehilangan tenaga dan tak mampu melanjutkan laju.
Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Maha Putra menjelaskan, truk tiba-tiba bergerak mundur akibat beban berat yang dibawanya. Kondisi itu membuat sopir kehilangan kendali untuk menahan laju kendaraan.
Baca juga: AKSI Vaksinasi Massal di Mendoyo, Terjunkan 6 Tim Geruduk Wilayah Zona Rabies
Baca juga: DEMI Upah 2 Juta Jadi Kurir Sabu 2 Kg, Mantan Napi Terancam Penjara Seumur Hidup!
“Saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut tiba-tiba tidak kuat nanjak karena beban berat sehingga langsung bergerak mundur,” kata Agung Maha, Minggu (12/4).
Di saat bersamaan, korban sedang berjalan kaki di sisi kiri jalan. Karena jarak yang terlalu dekat dan situasi yang terjadi secara mendadak, korban tidak sempat menyelamatkan diri hingga akhirnya tertabrak truk yang meluncur mundur.
Setelah menabrak warga, truk itu terguling hingga muatan pasirnya berserakan. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami sejumlah luka serius, di antaranya patah pada kaki kiri, luka terbuka di bagian perut, serta cedera pada wajah. (mit)