Anggota DPRD Riau: Saya Berdiri Bersama Masyarakat Panipahan Siap Lawan Narkoba di Rohil
Muhammad Ridho April 12, 2026 11:17 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Anggota DPRD Riau daerah pemilihan Rokan Hilir, Dodi Syaputra, angkat bicara terkait aksi masyarakat di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, yang melakukan aksi penyerangan terhadap bandar narkoba, yang dipicu maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Dodi mengaku sangat memahami kemarahan dan keresahan yang dirasakan masyarakat Panipahan.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan akumulasi kekecewaan panjang terhadap lemahnya penegakan hukum.

"Peristiwa gerakan massa yang terjadi bukanlah tanpa sebab. Ini adalah bentuk luapan kekecewaan masyarakat terhadap situasi yang terus berlarut tanpa penanganan yang tegas,"ujarnya.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau ini menegaskan, masyarakat sejatinya menginginkan lingkungan yang aman, tertib, dan terbebas dari pengaruh negatif seperti narkoba.

Ia menilai, peredaran narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda di daerah tersebut.

"Kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berprestasi. Namun narkoba adalah pengaruh buruk yang bisa merusak cita-cita itu," tambahnya.

Dodi juga menegaskan negara tidak boleh kalah oleh bandar narkoba yang semakin merajalela dan merusak moral bangsa.

Baca juga: Wakapolda Riau Duduk Bersama Tokoh Masyarakat Panipahan, Bakal Evaluasi Penanganan Narkoba di Rohil

Baca juga: Beredar di Media Sosial, Video Pengrusakan di Panipahan Rohil Masih Berlanjut Hari Ini

Baca juga: Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim di Rohil Pasca Kericuhan Berujung Anarkis

Ia meminta aparat penegak hukum untuk hadir secara nyata, cepat, dan tegas dalam memberantas jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya, tanpa tebang pilih.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dalam proses hukum agar kepercayaan masyarakat dapat kembali pulih. Ia juga mengingatkan agar hukum tidak tajam ke bawah namun tumpul ke atas.

"Saya berdiri bersama masyarakat Panipahan dalam menolak segala bentuk peredaran narkoba. Ini ancaman serius bagi masa depan daerah kita," tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Dodi menyebut kemarahan rakyat merupakan peringatan keras bagi negara. Menurutnya, kondisi tersebut harus dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar janji, agar keadilan benar-benar dapat dirasakan tanpa harus terjadi aksi massa.

(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.