TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA — Ribuan anggota dan pengurus Ikatan Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) bersama Universitas Sebelas Maret menggelar kegiatan Halal Bihalal bertajuk “UNS Coming Home 2026” di Smesco Tower, Jakarta, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan ini menegaskan kekuatan jejaring alumni nasional yang jumlahnya sudah lebih dari 250.000 orang sebagai modal strategis.
Tidak lagi sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini bertransformasi menjadi platform lintas sektor yang mempertemukan alumni dari berbagai generasi dan profesi untuk membangun koneksi, kolaborasi, hingga kontribusi nyata bagi masyarakat.
Mengusung tema “UNStoppable: Back Together, Better Than Ever”, UNS Coming Home 2026 menjadi momentum konsolidasi alumni memperkuat sinergi dan memperluas dampak, seiring dengan semakin luasnya peran alumni UNS di berbagai sektor strategis nasional.
Sejumlah alumni yang kini menduduki posisi penting di tingkat nasional dan hadir dalam kegiatan itu menjadi refleksi nyata kekuatan tersebut.
Alumni yang hadir itu di antaranya Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Anggota DPR Rusli Habibie, serta Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan. Tampak pula dari kalangan profesional, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Joko Suranto.
Baca juga: Budi Santoso, Sosok Lulusan UNS yang Digadang jadi Menteri Perdagangan Lewat Jalur Karier
Baca juga: Universitas Singaperbangsa Karawang Gelar Reuni Akbar dan Pemilihan Ketua Alumni
Ketua Ikatan Alumni UNS, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan kekuatan alumni tidak hanya terletak pada jumlah, tetapi pada kemampuan untuk terhubung dan bergerak bersama.
“Ini adalah UNS-eemoment ketika kita kembali ke akar, sekaligus melangkah lebih jauh. Dari sini kita bangun semangat UNStoppable di mana alumni UNS tidak hanya terkoneksi, tetapi juga tergerak untuk berkontribusi dan menciptakan dampak,” ungkap Zudan Arif Fakrulloh di sela penyelenggaraan acara tersebut.
"Kebanggaan terhadap UNS harus diwujudkan dalam aksi nyata bagi kemajuan kampus dan bangsa," sambungnya.
Zudan menekankan bahwa IKA UNS kini mengambil peran lebih dari sekadar organisasi alumni tetapi sebagai orkestrator jejaring alumni yang mampu mengonsolidasikan potensi kolektif menjadi kekuatan strategis.
Aset penting
Sementara itu, Rektor UNS, Hartono, menyampaikan kekuatan jejaring alumni merupakan aset penting dalam mendorong kemajuan institusi di tengah kompetisi global pendidikan tinggi.
“Kehadiran alumni dari berbagai sektor dan wilayah menunjukkan bahwa UNS memiliki ekosistem yang kuat. Ini adalah modal penting untuk mendorong pengembangan institusi, memperluas kolaborasi, serta meningkatkan kontribusi UNS bagi bangsa,” ungkapnya.
Ketua Harian IKA UNS, Reza Fahmi Riawan, menambahkan pendekatan kegiatan tahun ini dirancang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan alumni lintas generasi.
“Kami merancang kegiatan ini dengan pendekatan yang lebih segar, kolaboratif, dan inklusif. Semua alumni memiliki ruang yang sama untuk terlibat, tanpa sekat angkatan maupun profesi. Ini bukan hanya tentang berkumpul, tetapi tentang membangun ekosistem yang hidup dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam memperkuat fungsi sebagai platform kolaborasi, UNS Coming Home 2026 menghadirkan berbagai program seperti networking session, career hub, creative lab, hingga artisan market yang menampilkan berbagai produk UMKM milik alumni.
Menurutnya, inisiatif ini menjadi bentuk konkret penguatan ekonomi berbasis jejaring alumni, sekaligus membuka peluang sinergi bisnis antaralumni.
Ke depan, kata dia, UNS Coming Home diproyeksikan sebagai platform berkelanjutan dalam membangun ekosistem alumni yang solid, adaptif, dan berdampak.