BOLASPORT.COM - Ancaman degradasi semakin terasa nyata bagi Tottenham Hotspur usai kembali menelan kekalahan di ajang Premier League. Sementara itu, keunggulan Arsenal atas Man City kian menipis setelah kedua tim memetik hasil kontras.
Matchweek ke-32 Liga Inggris 2025-2026 berlanjut pada Minggu (12/4/2026) waktu setempat dengan menyajikan empat pertandingan.
Dua laga yang menjadi sorotan utama adalah duel Sunderland vs Tottenham Hotspur serta big match antara Chelsea kontra Manchester City.
Sorotan tajam tertuju ke Stadium of Light saat Tottenham Hotspur menyambangi markas Sunderland.
Laga ini sekaligus menandai debut bagi pelatih anyar Spurs, Roberto De Zerbi, yang diharapkan mampu membawa perubahan instan bagi klub London Utara tersebut.
Sayangnya, debut De Zerbi berakhir pahit.
The Lilywhites terpaksa pulang dengan tangan hampa setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari tuan rumah.
Secara statistik, Spurs sebenarnya tampil lebih mendominasi penguasaan bola dan rajin menebar ancaman ke pertahanan lawan.
Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat tak satu pun peluang emas mereka berbuah gol.
Sebaliknya, Sunderland bermain jauh lebih efektif.
Memanfaatkan kelengahan lini belakang tim tamu, Nordi Mukiele sukses mencetak gol tunggal kemenangan pada menit ke-61.
Kekalahan ini membuat sinyal bahaya bagi Tottenham Hotspur berbunyi semakin kencang.
Ancaman degradasi kini terpampang nyata di depan mata Cristian Romero dkk.
Saat ini, Tottenham masih tertahan di zona merah dengan menduduki peringkat ke-18 klasemen sementara.
Mereka baru mengoleksi 30 poin dari 32 pertandingan yang sudah dijalani.
Spurs kini tertinggal dua poin dari West Ham United yang berada di posisi ke-17 atau batas aman terakhir di Premier League.
Dengan hanya menyisakan enam pertandingan, Roberto De Zerbi memiliki tugas sangat berat untuk menyelamatkan Tottenham agar tidak terlempar ke divisi Championship musim depan.
Sementara itu, Manchester City sukses mencuri tiga poin penuh saat bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge.
Kepastian tersebut diraih setelah skuad asuhan Pep Guardiola memetik kemenangan telak dengan skor 3-0.
Pertandingan sempat berjalan alot di babak pertama, di mana kedua tim bermain sama kuat dan menutup interval dengan skor kacamata 0-0.
Namun, keseimbangan tersebut runtuh memasuki paruh kedua.
Manchester City tampil trengginas dengan memberondong gawang tuan rumah lewat tiga gol tanpa balas.
Keran gol dibuka oleh Nico O'Reilly pada menit ke-51 melalui sundulan tajam yang tak mampu dihalau kiper Chelsea, Robert Sanchez.
Tak butuh waktu lama, pada menit ke-57, giliran Marc Guehi yang membobol gawang Robert Sanchez lewat sepakan mendatar.
Jeremy Doku akhirnya menutup pesta kemenangan The Citizens lewat aksi individunya yang gemilang pada menit ke-68.
Dengan hasil ini, Man City sukses memanfaatkan momentum kegagalan sang pemuncak klasemen, Arsenal.
Pada pekan ini, The Gunners justru tumbang 1-2 dari Bournemouth di hadapan pendukung mereka sendiri.
Kekalahan itu membuat koleksi poin Arsenal tertahan di angka 70 dari 32 laga.
Saat ini, City yang menempati posisi kedua mengoleksi 64 poin.
Namun, mereka baru memainkan 31 pertandingan, yang berarti City masih mengantongi satu laga sisa dan hanya terpaut enam angka dari puncak.
Persaingan gelar juara akan mencapai puncaknya pada 19 April mendatang.
Kedua tim dijadwalkan bertemu di Etihad Stadium dalam laga yang diyakini menjadi penentu utama siapa yang akan mengangkat trofi Premier League di akhir musim ini.
Berikut hasil pekan ke-32 Liga Inggris pada Minggu (12/4/2026):
Crystal Palace 2-1 Newcastle (Mateta 80', 90+4'-pen; Osula 43')
Sunderland 1-0 Tottenham Hotspur (Mukiele 61')
Nottingham Fores 1-1 Aston Villa (Williams 38'; Murillo 23'-bd)
Chelsea 0-3 Man City (O'Reilly 51', Guehi 57', Doku 68')