Ternate (ANTARA) - Pelatih Malut United Hendri Susilo menyatakan pemain-pemainnya tak menjalankan game plan dalam pertandingan di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Dewa United.

“Para pemain tidak patuh dengan game plan yang disiapkan pelatih," kata Hendri dalam jumpa pers pascalaga di Ternate pada Minggu malam.

Alex Martins membawa tim tamu memimpin pada menit ke-22, tapi disamakan David Da Silva dari gol penalti pada akhir babak pertama. Alex Martins memastikan kemenangan Banten Warriors pada menit ke-90.

“Sebenarnya banyak peluang yang kami ciptakan. Tetapi kami gagal memaksimalkannya menjadi gol. Di sisi lain, tim lawan hanya memiliki sedikit peluang yang bisa langsung berbuah gol karena ketidakdisiplinan lini pertahanan kami,” ucap Hendri.

Pemain Malut United, Abduh Lestaluhu, menilai Dewa United mampu memaksimalkan kesalahan di lini belakang.

“Kami banyak menciptakan peluang, tetapi gagal membuat gol. Sementara Dewa, dapat memanfaatkan kesalahan kami dengan baik,” kata Abduh.

Kekalahan ini membuat Malut United tetap peringkat ke-4 dengan 46 poin, dua poin di atas Bhayangkara Presisi Lampung FC (44) di posisi kelima.

Hendri menyayangkan hasil minor yang dialami timnya dan mengambil tindakan tegas terhadap para pemain yang tak mau mengikuti game plan.

“Ke depan, mungkin ada sejumlah perubahan. Tentu, kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Maluku Utara dan Maluku,” ucap Hendri.

Selanjutnya, Malut United bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, untuk menghadapi Bali United pada Minggu pekan ini.