Moskow (ANTARA) - Korporasi nuklir negara Rusia, Rosatom, tengah mengkaji rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulan dengan kapasitas jauh lebih besar dibanding proyek saat ini yang hanya 10 kilowatt.
Hal itu disampaikan Direktur Utama Rosatom, Alexey Likhachev, Minggu.
Rosatom bekerja sama dengan badan antariksa nasional Roscosmos untuk mewujudkan proyek tersebut.
Unit tenaga yang sedang dikembangkan diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 10 kW, dengan bobot tidak lebih dari 1,2 ton, serta masa operasi aman tanpa kecelakaan selama minimal 10 tahun.
“Pembangkit nuklir kecil di Bulan saat ini sedang dikembangkan, namun pada saat yang sama, proyek untuk pembangkit dengan kapasitas sepuluh kali lipat juga sedang dipertimbangkan,” ujar Likhachev dalam wawancara dengan publikasi Strana Rosatom.
Menurutnya, kapasitas 10 kW tidak akan cukup untuk mendukung proyek industri di Bulan, seperti penambangan logam tanah jarang, produksi oksigen dan bahan bakar roket dari es, serta manufaktur produk kompleks di lokasi.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti





