Dela Jemarut Bangga Raih Juara 3 Lomba EDU-VLOG IFTK Ledalero, Angkat Isu Pendidikan dan Budaya NTT
Gordy Donovan April 13, 2026 12:47 PM

 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur. 

Seorang siswi kelas IX dari SMAK Frateran Maumere, Maria Delima Starman Jemarut, berhasil meraih juara 3 dalam Edu-Vlog Championship yang diselenggarakan oleh IFTK Ledalero.

Siswi akrab disapa Dela ini mengaku merasakan campuran emosi antara senang, gembira, dan haru saat namanya diumumkan sebagai pemenang. 

Ia mengaku pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya, keluarga, serta sekolah.

"Senang dan gembira karena bisa membanggakan orang tua dan sekolah, sekaligus mengembangkan bakat yang saya miliki, ungkap Dela kepada TRIBUNFLORES.COM Senin (13/4/2026).

Baca juga: 3 Siswi SMAK Frateran Maumere Raih Medali Perunggu di Open Turnamen PPA Liliba 2026

Tema Krisis Pendidikan dan Budaya di NTT

Dalam lomba tersebut, Dela memilih tema “Krisis Pendidikan dan Tantangan Identitas Budaya di NTT.” 

Ia mengaku tertarik mengangkat isu tersebut karena melihat berbagai persoalan yang terjadi di daerahnya, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga budaya.

Menurutnya, tema tersebut memberinya ruang untuk menyampaikan gagasan sekaligus menuangkan pemikiran kritis dalam bentuk esai dan video vlog.

Dela juga mengungkapkan proses mengikuti lomba tidak selalu mudah. Ia mulai menyusun materi sejak Februari, mengubah ide-idenya menjadi tulisan, lalu mengembangkannya menjadi video vlog.

Dalam prosesnya, ia mendapat banyak dukungan dari wali kelasnya, ibu Alexa, serta kakak pembimbingnya yang membantu dalam penyusunan esai hingga penyempurnaan video.

Namun, sebelum mengirimkan karya, ia sempat diliputi rasa canggung dan ragu.

"Saya sempat berpikir untuk tidak mengirim video karena takut tidak menang,"kenang Dela.

Beruntung, keluarga termasuk orang tua Aquila Starman dan Adrianus Jemarut memberikan dorongan moral agar ia tetap berani mencoba, karena menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi.

Bagi Dela, lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga pengalaman berharga yang memberinya ruang untuk belajar, berpendapat, dan mengasah kemampuan menulis serta produksi video.

"Lomba ini sangat berkesan karena memberi kesempatan untuk menggali informasi dan mengembangkan bakat,"katanya.

Lebih jauh, Dela berharap pendidikan di NTT dapat semakin maju, merata, dan berkualitas sehingga seluruh anak di daerah, termasuk wilayah terpencil, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita.

Di sisi lain, ia juga berharap budaya NTT tetap terjaga dan semakin dikenal luas tanpa kehilangan identitas di tengah perkembangan zaman.

Menutup kisahnya, Dela memberikan pesan motivasi bagi generasi muda agar tidak takut untuk berkarya.

"Jangan biarkan rasa tidak percaya diri menutupi potensi yang kamu miliki. Jadilah versi terbaik dari dirimu sendiri,"pungkas Dela. 

Daftar Para Juara

Dikutip dari akun Instagram @bem_iftkledalero, Senin (13/4/2026) menyebutkan pengumuman resmi mengenai pemenang lomba itu disampaikan via Instagram Jumat (10/4/2026) malam.

Masing-masing pemenang memperoleh uang tunai serta piagam penghargaan.

Juara 1 , Maria Angelina Rajong, siswa SMAS St.Fransiskus Ruteng dan mendapatkan hadiah Rp.1.200.000.
Juara 11, Yohanes Baptista Sevento Rangka, Siswa SMAS St. Klaus Kuwu dan mendapatkan hadiah Rp. 1.000.000.

Juara 3, Maria Delima Starman Jemarut, siswi SMAK Frateran Maumere dengan mendapatkan hadiah Rp.750.000.

Juara 4, Dafrosa Jeltiani Wartati, siswi SMAN 3 Ndoso dengan mendapatkan hadiah Rp.500.000.

Juara 5, Naura Yasmin Muntaja, siswi SMA Negeri I Maumere dengan hadiah Rp.350.000.

Tema Pendidikan dan Budaya di NTT

"Dengan penuh rasa syukur dan apresiasi, kami mengumumkan para pemenang Lomba Video Essay NTT Edu Vlog Championship, sebuah ajang reflektif dan kreatif yang menghadirkan suara kritis generasi muda dalam membaca relasi antara pendidikan dan budaya di NTT,"tulis panitia dikutip TRIBUNFLORES.COM.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dari berbagai SMA di Nusa Tenggara Timur yang telah berpartisipasi dengan karya-karya yang reflektif, kritis, dan inspiratif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Sie Akademik BEM IFTK Ledalero dalam membangun ruang dialektika intelektual bagi generasi muda, khususnya dalam merespons dinamika pendidikan dan kebudayaan lokal secara kontekstual.

Keputusan dewan juri bersifat final dan mengikat.

Teruslah berkarya, berpikir kritis, dan menjadi agen perubahan bagi NTT yang lebih berdaya dan bermartabat. (kgg).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.