TRIBUNNEWS.COM - Perebutan gelar juara Liga Inggris yang menyisakan Arsenal dan Manchester City nampaknya masih jauh dari garis finish.
Manchester City yang mulanya tercecer 9 poin malah mulai mendekati Arsenal yang ada di puncak klasemen.
Raihan poin Arsenal masih menjadi hal yang harus dikejar Manchester City di akhir musim.
The Gunners, julukan Arsenal, masih unggul dengan 70 poin dari 32 pertandingan.
Namun Manchester City mengejar dengan 64 poin dari 31 pertandingan.
Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Arsenal Beri Nafas Manchester City, Spurs Berasa di Zona Neraka
The Citizens masih menyimpan satu pertandingan sisa yang bisa jadi menentukan nasib mereka.
Apes bagi Arsenal, mereka akan langsung berhadapan dengan sang pesaing terdekat pada matchday selanjutnya.
Skenario terburuknya, Arsenal kalah dan selisih poin dengan Manchester City berubah menjadi 3 angka saja.
Meski demikian, pasukan Mikel Arteta bukannya tanpa peluang.
Mereka, bagaimana pun, berada di posisi yang tetap diunggulkan.
Mereka tinggal mempertahankan keunggulan yang sudah didapatkan dengan menyapu bersih kemenangan di laga sisa.
Di atas kertas itu bisa saja menjadi kata yang mudah.
Namun pembuktian di atas lapangan bakal menjadi hal berbeda.
Faktor mentalitas dan pendekatan yang tepat dari tim yang berbasis di London itu akan diuji.
Di tengah tekanan besar ini, Arsenal masih diunggulkan sebagai tim yang paling berpeluang menjuarai Liga Inggris.
Menurut hitungan super komputer Opta, peluang Declan Rice dan kawan-kawan merajai Liga Inggris berada di kisaran 87,26 persen.
Sedangkan Manchester City hanya memiliki peluang 12,74 persen untuk membalikkan keadaan dan menjadi juara di akhir musim.
Proyeksi poin Arsenal, menurut Opta, akan berada di angka 82.
Sedangkan Manchester City akan memiliki 76 poin untuk mengakhiri Liga Inggris musim ini.
Hitungan yang cukup menggugah bagi kubu The Gunners yang membutuhkan segala hal positif untuk membangun momentum.
Pasukan Arteta juga harus memperhatikan pola yang dimiliki Manchester City saat mendekati akhir musim.
Manchester City era Pep Guardiola memiliki sebuah rekor yang tergolong luar biasa.
Selama tampil di bulan April, khusus di Liga Inggris, Manchester City sangat sulit dikalahkan.
Mereka sudah tampil sebanyak 38 kali di bulan April sejak Guardiola datang pada 2016 silam.
Dalam perjalanannya, Manchester City mampu mendapatkan 30 kemenangan.
Sedangkan 5 pertandingan lainnya berakhir imbang, dan 3 laga berujung kekalahan.
Rekor luar biasa itu akan menghantui Arsenal yang akan menghadapi Manchester City di bulan April ini.
Tepatnya, Manchester City akan menjamu Arsenal di Etihad Stadium pada Minggu (19/4/2026) pukul 22.30 WIB.
Keuntungan berlipat dikantongi Manchester City dalam persaingannya menghadapi Arsenal.




















(Tribunnews.com/Guruh)