TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Hujan deras disertai angin angin puting beliung yang melanda Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (12/4/2026), mengakibatkan puluhan rumah warga rusak.
Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat sedikitnya 53 rumah terdampak di Kampung Kalirejo, sementara belasan rumah lainnya mengalami kerusakan di Kampung Kaliwungu.
Kepala BPBD Lampung Tengah, Ricky Augusta, mengatakan pendataan masih terus dilakukan karena laporan dari sejumlah wilayah belum masuk.
Meski demikian, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Untuk sementara, total rumah terdampak cukup banyak, terutama di Kampung Kalirejo. Kami masih melakukan verifikasi di lapangan," ujar Ricky, Senin (13/4/2026).
Dia menjelaskan, di Kampung Kalirejo, kerusakan tersebar di beberapa dusun dengan tingkat bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.
Dusun 1B menjadi wilayah dengan jumlah terdampak cukup tinggi, yakni 10 rumah, disusul Dusun 4A dengan delapan unit bangunan berupa tobong bata yang ambruk total.
Selain itu, lanjutnya, di Dusun 3C ada sembilan bangunan terdampak, terdiri dari tiga tobong dan enam rumah rusak ringan.
Sementara di Dusun 2A dan 2C, masing-masing lima rumah terdampak, dengan beberapa di antaranya mengalami kerusakan berat.
"Tak hanya di Kampung Kalirejo, angin puting beliung juga merusak permukiman warga di Kampung Kaliwungu," kata Ricky.
Di dusun setempat, lanjutnya, sedikitnya delapan rumah dilaporkan mengalami kerusakan, ditambah sejumlah bangunan usaha dan satu kebun jagung milik warga yang terdampak.
Ricky menjelaskan, kerusakan yang terjadi umumnya disebabkan atap rumah yang terbang, bangunan yang roboh, serta pohon tumbang yang menimpa rumah warga.
Meski demikian, tidak ada fasilitas umum yang dilaporkan terdampak.
"Warga setempat bersama aparat pekon telah melakukan penanganan awal dengan membersihkan puing-puing bangunan dan pohon tumbang secara gotong royong. Aktivitas warga secara bertahap mulai kembali normal," imbuhnya.
Ricky menambahkan, BPBD Lampung Tengah segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak sekaligus terus memperbarui data kerusakan di lapangan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang masih berpeluang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan," tutupnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)