Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) Wilayah Lampung sukses menyelenggarakan musyawarah wilayah untuk menetapkan kepengurusan baru periode 2026 - 2030 pada Minggu (12/4/2026).
Muswil menetapkan Susanthi Pradini sebagai Ketua IPK Indonesia Wilayah Lampung periode 2026-2030.
Dalam sambutannya, Susanthi menyampaikan komitmen untuk menjalankan program dan kegiatan yang akan disusun dengan menghimpun aspirasi anggota dan program kegiatan sebelumnya.
Susanthi Pradini juga mendorong pemerintah daerah untuk merealisasikan layanan psikologi klinis sebagai bagian dari penguatan sistem kesehatan di tingkat daerah, terutama di bidang kesehatan mental.
"Upaya ini sejalan dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan yang merujuk pada Undang Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya dalam penguatan pelayanan kesehatan primer yang menekankan pendekatan promotif dan preventif, termasuk dalam bidang kesehatan mental," kata dia.
Selain menggelar muswil, IPK Lampung juga menyelenggarakan seminar dengan tema Sehat Jiwa di Tengah Krisis: Sadar dan Cerdas Mengelola Finansial, Terhindar dari Bahaya Pinjaman Online Ilegal dan Judi Online.
Seminar yang menghadirkan narasumber Dr Ridwansyah dan Mutia Pangesti diikuti oleh 104 peserta yang terdiri dari anggota IPK Indonesia Wilayah Lampung, mahasiswa, dan masyarakat umum. Acara juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Edwin Rusli.
Dalam kegiatan muswil, IPK Indonesia Wilayah Lampung turut memberikan voucher konseling gratis kepada masyarakat. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam mendorong peningkatan kesadaran serta akses terhadap layanan kesehatan mental di Lampung.