TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ritual Qing Ming di Vihara Budhayana Batam, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berlangsung khidmat, Minggu (12/4/2026).
Sekitar 800 umat hadir mengikuti rangkaian sembahyang leluhur dengan tertib sejak pagi hingga malam.
Kegiatan digelar di Komplek Nagoya Point, dan sempat dipadati kendaraan para jamaah.
Pengamanan dipimpin Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, S.I.K., M.H bersama sejumlah personel di lapangan.
Polisi disiagakan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan kondusif.
Sebagai informasi, Qing Ming atau dikenal sebagai Ceng Beng di Indonesia, adalah festival tradisional Tionghoa untuk menghormati leluhur dengan berziarah, membersihkan makam, dan memberi persembahan.
Momen ini menekankan bakti (Xiao) dan ajang berkumpul keluarga
"Pengamanan dilakukan agar kegiatan yang dilakukan berjalan aman, lancar, dan masyarakat merasa nyaman," ucapnya.
Ia menyebut, kehadiran personel juga untuk mengantisipasi potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
Selain pengamanan, polisi turut mengingatkan jamaah agar tertib berlalu lintas di sekitar lokasi.
"Kondisi arus kendaraan sempat ramai, namun tetap kondusif, terkendali hingga kegiatan berakhir," tambahnya.
Dalam ritual Qing Ming, umat melakukan doa bersama untuk menghormati leluhur.
Prosesi juga diisi dengan penyajian makanan dan minuman sebagai bentuk persembahan.
Pembakaran dupa dan kertas dilakukan sebagai simbol penghormatan kepada arwah leluhur.
Seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan suasana khusyuk dan selesai sekira pukul 21.25 WIB.
Polisi memastikan situasi tetap aman berkat kerja sama antara petugas dan masyarakat. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)