Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK – Bupati Biak Numfor, Provinsi Papua, Markus Mansnembra, menegaskan bahwa pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bukan sekadar rutinitas untuk memburu predikat opini tertentu.
Hal itu ditekankan bupati saat memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Halaman Kantor Bupati Biak Numfor, Senin (13/4/2026).
Bupati Markus menyatakan bahwa inti dari proses audit ini adalah pembuktian atas integritas dan profesionalisme kerja yang telah dilakukan oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Ini bukan semata soal meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tetapi bagaimana kita menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Biak Numfor telah bekerja secara profesional, khususnya dalam pengelolaan keuangan, kegiatan fisik, maupun pelayanan dasar," tegas Bupati Markus di hadapan peserta apel.
Baca juga: Aroma Menyengat Ungkap Kematian Pendamping Kampung di Nabire, Ditemukan di Kamar Kos
Dalam arahannya, bupati menginstruksikan seluruh pimpinan OPD, pejabat eselon 3 dan 4, serta bendahara untuk bersikap proaktif. Kesiapan dokumen yang lengkap dan terinci menjadi kunci utama untuk menunjukkan bahwa tata kelola pemerintahan berjalan di jalur yang benar.
Saat ini tim BPK RI Perwakilan Papua memerlukan data atau klarifikasi sehingga para pejabat dapat memberikannya secara cepat dan akurat sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
"Kesiapan data ini adalah bentuk pertanggungjawaban kita atas kepercayaan publik dalam mengelola anggaran daerah," tambahnya.
Pemeriksaan terinci atas LKPD Tahun Anggaran 2025 dijadwalkan berlangsung selama 40 hari. Berbeda dengan pemeriksaan awal, tahap ini akan menguji lebih dalam terkait kepatuhan perundang-undangan serta efektivitas sistem pengendalian intern pada akun-akun material.
Baca juga: Imigrasi Jayapura Siap Datangi 10 Kabupaten Untuk Layanan Paspor Jemput Bola
Untuk menjaga kelancaran proses ini, bupati kembali mengingatkan pejabat dan pengelola keuangan untuk tetap berada di tempat dan menunda perjalanan dinas luar daerah hingga audit selesai.
Di sela-sela arahan terkait audit, Bupati Markus juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang telah mendukung program kerja satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Jimmy C. Kapissa.
Momen apel ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal, aksi donor darah, cek kesehatan gratis, serta pasar murah sebagai bentuk sinergi pemerintah dengan pelayanan sosial bagi masyarakat.
Baca juga: BAZNAS Nabire Salurkan Beasiswa Nabire Cerdas Tahap I untuk 80 Siswa Mustahik
Melalui komitmen profesionalisme ini, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor optimistis hasil audit BPK nantinya tidak hanya memberikan opini yang baik secara administratif, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang bersih dan berintegritas. (*)