TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Pasca pengungkapan 6 karung ballpress yang masuk ke Tarakan pada 10 April 2026 kemarin. Upaya tracking terhadap pemilik pickup bernopol KT 8573 YK masih dilakukan Kodaeral XIII yang bekerja sama dengan Polres Tarakan.
Dikatakan Komandan Kodaeral XIII, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, setiap menemukan barang bukti perkara ballrpess, pelaku pembawa melarikan diri. Sehingga langkah lanjutnya melakukan kerja sama dengan Polres Tarakan.
"Nanti tim kami Danintel bekerja sama dengan kepolisian sehingga kami harapkan oknum bisa dideteksi keberadaannya," ungkap Dankodaeral XIII.
Ke depannya lanjutnya, ia berharap penertiban ballpress di wilayah kerja Kodaeral XIII terus berjalan. Dan pelaku dapat dideteksi awal atau dideteksi dini, apabila ditemukan oknum pelaku yang berada di belakang kegiatan penyelundupan tersebut.
Baca juga: Gagalkan Penyelundupan Ballpress, Kodaeral XIII Sebut Kerugian Negara Diselamatkan Rp447,5 Juta
"Kami akan bekerja sama dengan pihak Polres Tarakan, dan juga dengan Bea Cukai Tarakan untuk mengidentifikasi sesegera mungkin pelaku atau oknum di belakangnya," ujarnya.
Ia mengatakan, sebelumnya upaya pengejaran telah dilakukan bersama pelaku. Dimana, tim sudah melaksanakan tindakan awal untuk mendeteksi kemungkinan penyelundupan ballpres.
"Namun pada saat di lapangan, tim kami yang sudah kami gerakkan dari pihak darat maupun laut, pada saat akan melaksanakan pengejaran, ternyata speedboat sudah mendeteksi keberadaan kita. Sehingga pada saat dilaksanakan pengejaran, pelaku ini bisa berhasil," bebernya.
Ini menjadi modus operandi, dengan keterbatasan penerangan dann situasi di lapangan, ke depan akan bekerja sama instansi terkait.
"Supaya nantinya kita bisa mengoptimalkan pengidentifikasian pelaku. Dan apabila kejadian ini berulang, kita dapat dengan segera menangkap pelakunya," jelasnya.
Baca juga: Breaking News, TNI Angkatan Laut di Tarakan Gagalkan Penyelundupan 11 Paket Ballpress Asal Malaysia
Terkait dengan pendeteksian oknum atau siapapun yang ada di balik masukknya ballpress, pihaknya akan melaporkan perkembangan.
"Segala bentuk tindakan akan kami serahkan kepada yang berwajib dalam hal ini, yaitu polisi maupun Bea Cukai untuk nantinya, diharapkan apabila oknum di belakangnya dapat terdeteksi, dapat sampai dengan kita teruskan ke Kejaksaan dan Pengadilan untuk melakukan proses lanjut," pungkasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah