Aroma Tak Sedap Muncul dari Tumpukan Sampah di Veteran Banjarmasin, Pedagang: Sangat Mengganggu 
Irfani Rahman April 13, 2026 05:47 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Tumpukan sampah di sisi Jalan Veteran kembali menjadi sorotan warga. Aroma tak sedap dan pemandangan kumuh membuat kawasan tersebut tidak nyaman, bahkan pengguna jalan tampak menutup hidung karena tak tahan dengan bau menyengat. Senin (13/4/2026)

“Ini sangat mengganggu, terutama bagi pedagang di sekitar sini. Tolong dari Pemko ada solusi, karena semakin lama sampah semakin menumpuk dan menggunung,” ujar Adi Chandra, pemilik Toko Gas Elpiji yang berlokasi tepat di samping tumpukan sampah.

Sebelumnya, pemerintah kota Banjarmasin sempat melakukan penertiban. Pos jaga Satpol PP dan spanduk imbauan dipasang, sehingga area sempat bersih dan kembali digunakan sebagai tempat mangkal tukang becak Pasar Kuripan. Namun kondisi itu tidak bertahan lama.

“Dulu sempat ditutup dan dijaga Satpol PP, tendanya ada. Setelah tendanya hilang, sampah malah bertambah lagi,” jelas Adi.

Baca juga: Tangis Tunangan Pecatan Polisi Pecah di Sidang Pembunuhan Mahasiswi ULM, Ungkap Soal Rencana Menikah

Baca juga: Kronologi Bus Ditumpangi Bonek Meledak di Tol Pejagan-Pemalang, 1 Korban Patah Kaki 3 Luka Bakar

Pemko disebut sudah dua kali melakukan penertiban dan pengawasan ketat di lokasi rawan tumpukan sampah. Namun, penutupan TPA Basirih tanpa kepastian, serta terbatasnya kapasitas TPS di sejumlah wilayah, membuat sampah kembali menumpuk. 

Akibatnya, sampah dari Banjarmasin harus dibuang ke TPA Banjarbakula, tetapi pengaturan ketat tonase sering menyisakan sampah di sejumlah TPS sekitar kota.

“Sudah dua kali ditertibkan, tapi warga lain mengeluh tidak bisa membuang sampah. Akhirnya kembali ke sini lagi,” tambah Adi.

Warga berharap pemerintah kota kembali memperketat penjagaan dan segera mencarikan lokasi pembuangan sementara agar masalah tidak berlarut. Mereka khawatir Banjarmasin kembali masuk dalam status darurat sampah.

“Harapannya Pemko mungkin punya tempat lagi Pak, tempat baru yang lebih luas. Kalimantan Selatan ini kan luas, mudah-mudahan ada solusi supyaya cepat teratasi,” kata Adi.

(Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.